SIDOARJO TERKINI
Gaya Hidup & Romantika Hukum & Kriminal Indeks Profil

Tantangan Globalisasi Saat Ini

 

Penulis : Brigtar Rosyade Atiq Fepiosandi No. AK. 18.164.

Globalisasi merupakan suatu proses mendunia dimana terjadi pertukaran-pertukaran sudut pandang, kebudayaan, kebiasaan, atau bahkan pemikiran yang terjadi sangat cepat. Globalisasi juga nyatanya bukanlah suatu hal yang baru, melainkan sudah ada sejak 60.000 tahun yang lalu.

Adanya globalisasi ini tentunya membawa dampak yang sangat baik, dimana segala sesuatu seperti berita ataupun informasi-informasi lainnya bisa dengan mudah didapatkan hanya dalam waktu puluhan detik saja.

Namun, globalisasi juga tentunya membawa dampak negatif bagi sebagian orang atau bahkan negara sekalipun. Adanya globalisasi ini membuat beberapa kebiasaan seperti gotong royong, solidaritas, kepedulian dan solidaritas sosial memudar. Selain itu, globalisasi juga membuat kebudayaan-kebudayaan suatu negara terkikis dan tergantikan oleh budaya kebarat-baratan.

Pada zaman era modern seperti ini, tantangan globalisasi tentunya semakin besar. Indonesia sendiri memiliki tiga tantangan utama yang harus segera dipecahkan, yaitu

BACA JUGA :  Kodim 0816 Sidoarjo Lakukan Persiapan Pengamanan Jelang Kunjungan Wapres RI ke PG Toelangan

Pasar Global
Pasar global merupakan tantangan utama di era globalisasi, dimana mulai dibukanya perdagangan bebas. Adanya perdagangan bebas ini membuat daya saing produk lokal meningkat serta memperluas lapangan pekerjaan, dimana artinya jumlah pengangguran yang ada di Indonesia akan berkurang.

Namun, apabila perdagangan bebas ini tidak didukung dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah, tentunya akan menjadi sebuah malapetaka besar bagi Indonesia terlebih lagi rakyat. Kondisi ini akan berujung pada situasi terpuruknya perekonomian yang ditandai dengan berkurangnya pendapatan negara.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo: Narrative War, Santri Bisa Menjadi Agen Perubahan Bermedsos Positif

Disrupsi Digital
Disrupsi digital merupakan suatu perubahan sistem teknologi secara fundamental, dimana teknologi digital mampu mengubah peran dan menggantikan pekerjaan manusia. Adanya disrupsi digital tentunya sangatlah bagus dikarenakan mampu menciptakan sekitar 10 juta lapangan baru yang mana artinya dapat mengurangi tingkat pengangguran.

Namun, dibalik dampak positif disrupsi digital yang begitu menggiurkan, terdapat ancaman-ancaman yang timbul. Dimana, ancaman-ancaman tersebut seperti tingginya tingkat kriminalitas, adanya berita palsu (hoaks) dan fitnah, hingga muncul banyak ketidakjelasan dalam regulasi. Hal ini tentunya harus mendapat perhatian langsung oleh pemerintah dikarenakan dampak yang terjadi bukanlah main-main.

Ketahanan Kesehatan
Kesehatan menjadi salah satu hal penting berikutnya yang harus menjadi khusus dari pemerintah. Berdasarkan data dari The Legatum Prosperity Index 2017, Indonesia sendiri berada di peringkat ke-101 dari 149 yang mana artinya indeks kesehatan Indonesia masihlah terbilang cukup rendah.

BACA JUGA :  Deltras Sidoarjo Ngamuk di Kandang, Berhasil Tekuk Kalteng Putra FC Dengan Skor 5-0

Dengan adanya hal tersebut, tentunya pemerintah haruslah mendorong penguatan sistem ketahanan kesehatan dengan berbagai cara yang mana salah satunya adalah melakukan vaksinasi massal.

Adanya globalisasi tentunya membawa dunia menuju kemajuan tidak terbatas. Namun, dibalik itu semua nyatanya terdapat dampak negatif yang perlu menjadi perhatian khusus oleh banyak pihak. Apabila dampak negatif tersebut tidak segera ditangani, maka tentunya akan sangat berpengaruh terhadap suatu tatanan negara.