SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pajak Politik & Pemerintahan

Semester I 2022, Penerimaan Pajak DJP Jatim II Capai RP. 13,297 Triliun

 

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Agustin Vita Avantin

(SIDOARJOterkini) – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur II Agustin Vita Avantin menyampaikan kinerja penerimaan pajak dan kepatuhan penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi Semester I tahun 2022, (Senin, 18/7).

Berdasarkan data per 30 Juni 2022, penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Timur II Semester I mencapai Rp13,297 triliun, dengan pertumbuhan positif sebesar 37,58%. Capaian ini setara dengan 57,63% dari total target penerimaan pajak yang diamanahkan sebesar Rp23,073 triliun.

Angka ini menunjukkan peningkatan, tahun sebelumnya capaian penerimaan pajak Semester I sebesar 43,52%. Menurut Vita, kinerja penerimaan yang positif ini mencerminkan adanya tren pemulihan
ekonomi yang terjadi di tengah pandemi Covid-19. Capaian di atas selain dari kontribusi Wajib Pajak secara rutin, juga tidak terlepas dari penerimaan dari Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang dilaksanakan dari bulan Januari sampai Juni 2022.

BACA JUGA :  Dua Motor Terlibat Tabrakan di Jalan Seduri Balongbendo, 2 Pengendara Luka Berat

Jumlah Setoran PPh Program Pengungkapan Sukarela adalah sebesar Rp1,251 triliun. Penerimaan dari PPS ini berkontribusi sebesar 5,42% terhadap total target penerimaan tahun 2022 Kanwil DJP
Jawa Timur II. Pertumbuhan penerimaan netto Semester I 2022 Kanwil DJP Jawa Timur II jika tanpa penerimaan PPS adalah sebesar 24,64%.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya para wajib pajak di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II, atas kontribusinya kepada bangsa dan negara Indonesia melalui pajak,” ucap Agustin Vita Avantin.

Dari total 16 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II, hanya satu kantor yang pertumbuhannya negatif, lima belas kantor lainnya menunjukkan pertumbuhan positif, delapan antaranya dengan pertumbuhan di atas pertumbuhan Kanwil DJP Jawa Timur II.

Sementara itu, tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan maupun Orang Pribadi Semester I 2022 ini Kanwil DJP Jawa Timur II mencapai 87,05%. Dari total 857.444 SPT Tahunan yang ditargetkan, sebanyak 746.392 SPT Tahunan telah disampaikan oleh wajib pajak. 9 KPP di wilayah Kanwil DJP Jawa Timur II tingkat kepatuhannya melebihi angka capaian Kanwil.

BACA JUGA :  Satgas TMMD Kodim 0816 Sidoarjo Bersama Warga Desa Rejeni Gotong Royong Bangun Pamsimas

Meski penerimaan pajak maupun kepatuhan penyampaian SPT Tahunan Kanwil DJP Jawa Timur II Semester I 2022 secara keseluruhan menunjukkan hasil yang menggembirakan, Vita tetap meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus bekerja giat, pantang menyerah, tetap fokus, sehingga pada akhirnya tidak hanya 100%, tetapi lebih dari itu.

Tak lupa, Vita mengapresiasi kinerja seluruh pegawai di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II, dengan harapan bahwa apa yang sudah dicapai akan dapat mengantarkan Kanwil DJP Jawa Timur II dan juga DJP meraih penerimaan pajak sesuai yang diamanahkan hingga akhir tahun 2022.

Saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kanwil DJP Jatim II pada tanggal 17 s.d. 19 Juli 2022, diberikan apresiasi kepada unit kerja vertikal dan pegawai pada jabatan tertentu dengan berbagai kategori penghargaan. Apresiasi dimaksudkan untuk memberikan semangat dan penghargaan bagi unit kerja dan pegawai yang berkinerja baik dan sebagai pendorong bagi unit ataupun pegawai yang kinerjanya masih harus ditingkatkan.

BACA JUGA :  Tingkatkan Layanan Masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Resmi Tempati Kantor Baru

Lebih lanjut Vita menambahkan, apa yang sudah dicapai di Semester I ini agar menjadi evaluasi dan bekal untuk lebih semangat lagi dalam melaksanakan tugas-tugas di Semester II 2022. Peran serta seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan, utamanya para wajib pajak.

“Dengan dukungan para wajib pajak dalam wujud pemenuhan kewajiban perpajakan secara benar dan tepat waktu, Negara Indonesia akan semakin cepat bangkit dari pandemi, menuju ekonomi yang lebih kuat untuk Indonesia maju,”pungkasnya. (cles)