SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Sebelum Dilantik Jadi Dewan, Rifai Gerindra Dilaporkan ke Polisi

Pengurus DPC Partai Gerindra Sidoarjo saat masih harmonis, Handoko (paling kiri), Basor (nomer tiga dari kiri) bersama Rifai ( tengah duduk).
Pengurus DPC Partai Gerindra Sidoarjo saat masih harmonis, Handoko (paling kiri), Basor (nomer tiga dari kiri) bersama Rifai ( tengah duduk).

(SIDOARJOterkini)-Menjelang pelantikan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014-2019, internal DPC Gerindra Sidoarjo membara. Beberapa pengurus parpol tersebut dilaporkan ke Polres Sidoarjo.

Beberapa pengurus dilaporkan dugaan penggelapan tandatangan dan pembukuan keuangan fiktif. Pelapornya juga pengurus partai, yakni  Bendahara 1 DPC Gerindra Sidoarjo Handoko dan bendahara 2 Basor.

Basor menjelaskan,  ada oknum yang memalsukan tandatangan bendahara I untuk mencairkan dana Banpol dari Pemkab Sidoarjo.Bantuan dana Banpol itu sudah diterima dengan cara memalsukan tandatangan untuk periode 2 tahun terakhir.

BACA JUGA :  Tiga Pencuri Burung Kenari Diringkus Warga Bluru Kidul Sidoarjo Saat Beraksi

Kasus ini bermua saat terjadi pengalihan pengurus tahun 2012, waktu itu ketua DPC Gerindra Sidoarjo masih dijabat Fakchurozi. Kala itu ada pelimpahan dana sebesar Rp 40 juta yang diterima oleh sekretaris DPC Gerindra Sidoarjo Bambang Pujianto.

Saat Banpol 2013 cair yang mengambil ketua DPC, Ahmad Rifai dengan bendahara III. Padahal, seharusnya dana Banpol yang bersumber dari dana pemerintah harus diambil oleh ketua dan bendahara. Kenyataannya, pengambilan itu tidak dikoordinasikan dengan bendahara I dan II.

BACA JUGA :  Kabupaten Sidoarjo Terapkan PPKM Jilid II, Beberapa Fasilitas Umum dan Tempat Hiburan Ditutup

Secara struktural bendahara I yang paling berhak membubuhkan tandatangan penerimaan uang tersebut. Diduga tanda tangan bendahara 1 dipalsukan untuk kepentingan itu.

Dibawah kepemimpinan Rifai, DPC Gerindra Sidoarjo ada tiga kali pengambilan dana Banpol dengan nilai sama yang totalnyasekitar Rp 120 juta. Namun, sejauh ini tidak pernah diketahui untuk apa saja penggunaan uang tersebut.

BACA JUGA :  Pj Bupati dan Forkopimda Ziarah ke Makam Mantan Bupati Sidoarjo Pada Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke 162

Demikian pula Handoko, juga membenarkan bahwa tandatangannya memang dipalsukan untuk mengambil dana Banpol di bank. “Tidak tahu siapa yang melakukan, tetapi hendaknya Polres menindaklanjuti karena ada pelanggaran hukum serius di sini,” jelasnya. (st-12)

Berita Terkait

Pemeriksaan Ketua DPC Gerindra Sidoarjo Ditunda Pekan Depan

redaksi sidoarjo terkini

Dituduh Lempar Penghapus ke Murid, Guru SMA Persatuan II Dilaporkan ke Polisi

redaksi sidoarjo terkini

Abah Usman Calon Kuat Cabup Gerindra

redaksi sidoarjo terkini