SIDOARJO TERKINI
Ekbis Headline Indeks

PT Sharprindo Dukung Pertanian Organik di Sidoarjo

image

Suasana pelatihan pertanian organic yang diikuti PPL se-Kabupaten Sidoarjo.

(SIDOARJOterkini)-Pertanian organic juga tepat diterapkan di Kabupaten Sidoarjo. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan akan sayur dan buah-buahan organik yang semakin diminati masyarakat.

Dengan menggandeng Badan Ketahanan Pangan Sidoarjo, PT Sharprindo Dinamika Prima memberi pelatihan pertanian organic kepada para PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Kabupaten Sidoarjo. Diharapkan, PPL bisa lebih paham dalam bertani organik dan bisa ditularkan kepada petani.

BACA JUGA :  Wabup Sidoarjo Resmikan Perpustakaan Ramah Anak “Ceria” SDN Ngingas Waru

Pada kesempatan kali ini yang tampil sebagai pembicara adalah Ir. Purnomo Singgih, pakar pertanian organic yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.

Dalam pembahasannya, Purnomo Singgih menjelaskan alasan mengapa seharusnya para petani beralih dari pertanian yang sarat menggunakan bahan kimia menjadi pertanian organic.

BACA JUGA :  Kodim 0816 Sidoarjo Lakukan Persiapan Pengamanan Jelang Kunjungan Wapres RI ke PG Toelangan

Selain biaya yang jauh lebih murah, pertanian organic menghasilkan padi/tanaman yang sehat serta setara disbanding menggunakan bahan kimia. Di tambah lagi tren konsumsi masyarakat Indonesia saat ini cenderung beralih menuju bahan makanan yang hijau, dalam pengertian lebih sehat.

Dengan meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia, maka mereka menjadi lebih peduli akan kesehatan. Mereka bersedia membayar lebih mahal untuk beras, ataupun sayuran organic.

BACA JUGA :  Babinsa 0816/13 Wonoayu Dampingi Petugas Kesehatan Vaksinasi Hewan Ternak

Peran serta PT Sharprindo DInamika Prima selaku produsen alat-alat pertanian, dengan merek asli Indonesia yaitu Shark, sebagai sponsor utama beliau dalam memberikan pelatihan organic.

Purnomo Singgih juga menjelaskan betapa bergunanya alat-alat Shark dalam menunjang aktivitas pertanian organic yang dijalaninya. Termasuk di Sidoarjo bisa diterapkan pertanian organik. (st-12)