SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Pojok Desa

Kejari Sidoarjo Terima Pengembalian Kerugian Negara Rp 540 Juta Dari Keluarga Mantan Kades Kemantren Tulangan

 

Uang kerugian negara dari terdakwa yang diserahkan ke Kejari Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Kejaksaan Negeri Sidoarjo menerima uang pengembalian kerugian negara total sebesar Rp 540 juta dari keluarga Bambang Sugeng mantan Kepala desa Kemantren Kecamatan Tulangan yang merupakan terdakwa perkara korupsi APBDes Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Uang kerugian negara tersebut diserahkan langsung oleh keluarga mantan Kades Kemantren periode 2013-2019 didampingi penasehat hukumnya, Jadi Agus Hariadi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidoarjo.

“Ini adalah iktikad baik dari klien kami (terdakwa) untuk mengembalikan kerugian negara,” kata Jadi Agus Hariadi, usai menyerahkan kerugian negara di ruang Seksi Pidana Khusus Kejari Sidoarjo, Kamis 18 Februari 2021.

BACA JUGA :  Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan 80.000 Baby Lobster Tujuan Batam

Agus menyatakan memang disatu sisi kliennya mengakui salah. Namun disisi lain yaitu iktikad baik untuk mengembalikan kerugian negara, agar menjadi pertimbangan bagi penuntut umum maupun majelis hakim dalam menjatuhkan hukuman.

“Kami berharap agar itu menjadi pertimbangan dalam menjatuhkan hukuman kepada klien kami. Pengembalian kerugian negara ini adalah iktikad baik yang dilakukan,” harapnya.

Sementara Kajari Sidoarjo Setiawan Budi Cahyono melalui Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo Lingga Nuarie menyatakan pihaknya telah menerima pengembalian kerugian negara dari terdakwa tersebut.

“Tadi uangnya langsung dihitung bendahara dan disaksikan bersama keluarganya. Uang tersebut langsung masuk ke rekening kejaksaan,” ucapnya yang menyebut pengembalian itu juga sudah dibuatkan berita acara serahterima.

BACA JUGA :  Ternyata ini Yang Dilakukan Kompol Fahrian Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

Meski ada iktikad mengembalikan kerugian negara, namun perkara dugaan korupsi APBDes Kemantren tahun 2018-2019 yang menjerat Bambang Sugeng, mantan Kades Kemantren tetap akan disidangkan.

Apalagi, pengembalian kerugian negera tersebut dilakukan saat perkara sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya di Jalan Juanda Sidoarjo.

“Jadwal sidang perdananya tanggal 25 Februari 2020. Pengembalian kerugian negara ini nanti akan menjadi pertimbangan kami dalam menjatuhkan tuntutan,” ungkap mantan Kasi Intelijen Kejari Tabanan, Bali itu.

Perlu diketahui, Bambang Sugeng, mantan Kades Kemantren periode 2013-2019 saat ini ditahan di Rutan Kejati Jatim cabang Rutan Klas 1 Surabaya. Bambang terjerat perkara dugaan korupsi APBDes Kemantren tahun 2018-2019 diantaranya terkait proyek pembangunan fiktif.

BACA JUGA :  Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalan Ngaban, 16 Pelanggar Terjaring

Saat penyidikan, Bambang Sugeng sempat menjadi buronan tim penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo karena berkali-kali mangkir saat dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka yang ditetapkan tersangka pada 24 Agustus 2020 silam.

Faktanya, Bambang sempat melarikan diri dan berpindah-pindah hampir 4 bulan lamanya. Ia kemudian ditangkap pada Selasa (2/12/2020) saat sedang berada di warung kopi. Bambang lalu ditahan di Rutan Kejati Jatim hingga saat ini.(cles)