SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Jambret Kalung Ibu-ibu di Taman, Dua Warga Surabaya Tewas Dihajar Massa

Ilustrasi
Ilustrasi

(TAMANterkini) – Moch Wahyu prasetyo (27) Warga Pagesangan RT 05 RW 03, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya dan I Putu Arthawa (23) warga Ikan mungsing, Kelurahan Perak Barat RT 12 RW 04, Kecamatan Krembangan, Surabaya Tewas Dihajar massa setelah gagal menjambret Kalung milik Sri Tentrem Rahayu (32) di Dusun Sudirogo, Desa Trosobo RT 04 RW 06, Kecamatan Taman Sidoarjo. Senin, (01-02-2016).

Kejadian naas tersebut bermula saat Sri Tentrem Rahayu hendak menjemput anaknya mengaji yang tak jauh dari rumahnya dengan menggunakan sepeda angin. Saat di Tempat Kejadian Perkara, kedua jambret itu langsung menarik kalungnya dari belakang dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria, Nopol L 6466 ZR. Sontak Sri pun berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan itu, Hasan (34) dan Komeng (40) warga sekitar langsung mengejar kedua pelaku dan menabrakkan sepeda motornya hingga pelaku jatuh. “Saat pelaku jatuh, pelaku sempat melawan kita, Terjadilah itu perkelahian. Tapi tak lama warga langsung berdatangan dan menghajar massa”, Ujar Hasan, Saksi Mata.

BACA JUGA :  Runner Up Pengelolaan Anggaran, Kakanwil Apresiasi Capaian Lapas Surabaya
BACA JUGA :  Jaga Kondusifitas, Polsek Balongbendo Cangkrukan Dengan Perguruan Silat

Dilokasi, kedua pelaku itupun diikat dan ditelanjangi. Tidak hanya itu, warga yang geram melihat aksi kedua penjambret itupun memberi bogeman mentah hingga akhirnya kedua pelaku tersebut tewas ditempat kejadian. Selain itu, sepeda motor pelaku pun dibakar. Uniknya lagi, Barang bukti berupa 4 kalung emas disimpan didalam mulut wahyu.

Sementara itu, Kompol Sujud, Kapolsek Taman sangat menyayangkan terhadap aksi warga yang menghakimi pelaku hingga tewas. “Kedua pelaku sudah di bawa ke RS Anwar Medika, Balongbendo. Untuk Sepeda motor dan barang bukti lainnya, kami amankan ke Polsek Taman”, Terang Sujud. (alfan)