SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020 Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Jamaah Pengajian At Taubah Minta Kelana-Dwi Astutik Perjuangkan Hak Kaum Perempuan

 

(SIDOARJOterkini) – Paslon nomor 3 Kelana-Astutik diminta untuk memperhatikan hak-hak kaum perempuan dan kesataraan gender.

Hj Siti Romlah warga Tarik Banjaranyar, Singkalan, Kecamatan BalongBendo, Sidoarjo, Selasa (10/11) kemarin, menyampaikan kepada Cabub Dwi Astutik saat hadir di pengajian Jamaah At Taubah, agar Kelana Astutik perduli kaum perempuan.

“Kami para perempuan di Sidoarjo, meminta kepada Pak Kelana dan Bu Dwi memberikan perhatian kepada kaum perempuan dan memperjuangkan kesetaraan gender,”ujarnya.

BACA JUGA :  Seorang Kakek Tewas Tertabrak Motor Saat Menyeberang di Jalan Kemendung Taman

Ia menyampaikan paslon Nomor 3 ini satu-satunya Calon yang ada perempuanya, yang mau datang secara langsung menemui jamaah pengajian At Taubah.

“Terima kasih sudah mau menyapa kami dan datang secara langsung ke pengajian. Ibu satu-satunya harapan bagi kami untuk bisa memperjuangkan nasib para perempuan di Sidoarjo,”tukasnya.

Ia menambahkan, sosok pemimpin perempuan seperti Dwi Astutik, sangat tepat untuk memimpin Sidoarjo.

BACA JUGA :  Ternyata ini Yang Dilakukan Kompol Fahrian Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar

“Pak Kelana, dan Bu Dwi, keduanya memiliki background saling melengkapi Pengusaha dan Pendidik, sinergi keduanya sangat tepat untuk mewujudkan SDM unggul Sidoarjo makmur,”tukasnya.

Sementara itu, Dwi Astutik menyampaikan pihaknya bersama dengan Cabup Kelana Aprilianto, berjanji akan memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.

“Kami bertekat membawa Sidoarjo Makmur, makmur Iinfrastruktur, makmur ekonomi dan makmur sosial,”ujar Dwi Astutik.

BACA JUGA :  Hotel Premier Place Surabaya Menggeliat di Tengah Pandemi

Ia menambahkan, Kelana-Astutik, akan memberikan perhatian perempuan dan kesetaraan gender.

“Kami mohon doa restu dan dukunganya untuk Paslon Nomor 3, bisa diberi kemudahan dalam mengikuti proses Pilbup, sehingga bisa menang dan dilantik,”tandas Dwi Astutik.(st-12/cles)