SIDOARJO TERKINI
Ekbis Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Gelar Costumer Gathering, Bukopin Launching Nama dan Logo Baru Perseroan

 

(SIDOARJOterkini) – Bank KB Bukopin menggelar acara Costumer Gathering untuk mengenalkan nama dan logo baru perseroan dan juga sebagai salah satu langkah strategis yang dilakukan perseroan dalam rangka proses transformasi yang sudah dimulai sejak September 2020 kepada para nasabah prioritas di wilayah Jawa Timur, di Ballroom Hotel Sheraton Surabaya, Jumat 05 Maret 2021.

Acara yang dibalut dalam nuansa customer gathering dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat tersebut dihadiri oleh President Director KB Bukopin Rivan A. Purwantono, Chief Strategic Officer, Ji Kyu Jang, Chief Risk Officer, Jong Hwan Han, serta dihadiri juga oleh jajaran manajemen KB Bukopin lainnya.

Selain launching nama dan logo baru pada acara Customer Gathering juga. Memperkenalkan dua direksi asal korea kepada para nasabah yang ada di wiliayah jawa timur dan berkesempatan bertatap muka secara langsung, setelah proses KB Kookmin bank menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin.

BACA JUGA :  DPMPTSP Sidoarjo Siap Luncurkan OSS RBA Untuk Sistem Perizinan Lebih Cepat dan Ringkas

President Director KB Bukopin, Rivan A Purwantono meyakinkan bahwa transformasi yang dijalankan adalah proses yang komprehensif di berbagai lini di KB Bukopin. Menurut Rivan, pergantian nama dan logo ini bukan sekadar simbol.

“Ini adalah bentuk keseriusan perseroan
dalam melakukan transformasi untuk menjadi lebih baik lagi, dan wujud keyakinan KB Kookmin Bank dengan potensi yang kita miliki,”ungkapnya.

Rivan juga menegaskan tagline baru dari perseroan yakni , “Bersama Kita Bintang Finansialnya” dengan penggunaan corporate identity dan brand identity Bank KB Bukopin yang baru, kami semakin optimis mampu perbaiki kinerja dan melayani nasabah dengan lebih baik lagi.

Pada kesempatan yang sama, CSO Ji Kyu Jang mengatakan KB Kookmin Bank sebagai Bank terbesar di Korea berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh bagi perjalanan bisnis Bank Kb Bukopin.

“Kookmin telah melalui proses panjang dalam membangun bisnis di Korea, maka berdasarkan pengalaman itulah, KB Kookmin Bank berkomitmen bagi kemajuan Bank KB Bukopin,”ucapnya.

BACA JUGA :  Sebelum Dilakukan Normalisasi, Bangli di Atas Bantaran Sungai Banjarasri Tanggulangin Harus Dibongkar

Acara customer gathering yang juga ini juga dihadiri oleh jajaran manajemen KB Bukopin lainnya, yaitu Sapto Amal Damandari selaku Wakil Komisaris Utama Independent, Iman Hurustyadi selaku EVP Sales Distribution, Agustinus Iwan Christanto selaku EVP Corporate Strategy, Bambang Widyatmoko selaku SVP Business Regional IV, Ardi Prasetyo selaku Branch Manager Surabaya,
Anugerah Drestanala selaku Branch Manager Surabaya Lenmarc, serta Indira Oktoria selaku Branch Manager Surabaya Bratang.


PT Bank KB Bukopin Tbk (“Bank Bukopin”) adalah perusahaan yang bergerak di bidang
perbankan. Didirikan pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia, Bank Bukopin tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode emiten BBKP. Bank KB Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Konsumer dan UKM serta didukung oleh segmen Komersial.

Sesuai dengan misi “Memahami dan Memberi Solusi kepada Nasabah”. Bank KB Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabah dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile dan aplikasi perbankan digital Wokee.

BACA JUGA :  Kapolresta Resmikan Masjid Al - Ikhlas Polresta Sidoarjo

Per 30 Desember 2020, saham Bank Bukopin dimiliki oleh KB Kookmin Bank 67%. PT Bosowa Corporindo 11,68%, Negara Republik Indonesia 3,18% dan masyarakat mencapai 18,14%. Pada 23 Februari 2021, setelah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK, mengumumkan perubahan nama dari PT. Bank Bukopin, Tbk. menjadi PT. Bank KB Bukopin, Tbk. (KB Bukopin) dengan tag line baru “ Bersama, Kita Bintang Finansialnya.”

Bank KB Bukopin beroperasi di 24 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 162 kantor kas, 9 Kantor Fungsional, 25 Payment Point, dan 834 unit ATM, serta tergabung dalam jaringan ATM Prima dan ATM Bersama.(st-12/cles)