SIDOARJO TERKINI
Ekbis Headline Indeks

Beli Koper di Intako, Menkop UKM Mengaku Cocok Untuk Travelling

Menteri Koperasi dan UKM Puspa Yoga bersama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat mengunjungi Intako
Menteri Koperasi dan UKM Puspa Yoga bersama Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat mengunjungi Intako

(TANGGULANGINterkini)-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Drs Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga membeli koper di Industri Tas dan Koper (Intako) Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Kamis (23-06-2016). Koper itu akan digunakan saat bepergian dan aktifitasnya sebagai menteri.

Selain itu, tas dan koper yang diproduksi perajin tas Tanggulangin juga cocok untuk travelling. Selain harganya murah tapi kwalitasnya bagus.

Puspa Yoga bersama dengan Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah dan Kepala Diskoperindag UKM dan ESDM Sidoarjo, Feny Apridawati, Menkop UKM ingin meninjau secara langsung kondisi Intako. Hsl ini dilakukan untuk melihat dampak melemahnya perekonomian dunia di sektor koperasi tingkat daerah.

BACA JUGA :  Lelang Parkir via Youtube Capai Rp 32 Miliar, Bupati Muhdlor: Bentuk Transparansi

Puspayoga menambahkan bahwa melemahnya perekonomian dunia tidak berdampak pada perkembangan koperasi dan UKM di Kabupaten Sidoarjo. Hal itu terbukti dari omzet per bulan rata-rata yang diperoleh para pengusaha di Intako masih berkisar antara Rp 500 juta hingga Rp 600 juta. “Artinya dengan kondisi melemahnya perekonomian dunia saat ini, kondisi ekonomi kerakyatan tidak terganggu dan masih bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kementrian Koperasi dan UKM akan terus berupaya untuk menguatan sistem kelembagaan koperasi. Pemerintah daerah juga diminta terus memberikan dukungan dengan memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha. “Terserah nanti apa yang dibutuhkan (para pelaku usaha,red). Kalau kita di Kementerian Koperasi dan UKM berupaya bagaimana penguatan kelembagaan koperasi itu,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Ini Program Prioritas Bupati Muhdlor yang Akan Dituntaskan di Tahun 2022
BACA JUGA :  Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Wilayah Tanggulangin

Disinggung terkait keluhan para pelaku usaha yang selama ini masih kerap mengandalkan bahan-bahan impor, Puspayoga mengaku pihaknya masih perlu berkordinasi dengan kementerian-kementerian terkait. Diantaranya Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. “Kita masih harus berkordinasi dengan kementerian lain. Misalnya Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian,” pungkasnya.(st-13)