SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

BPLS Buang Air ke Sungai Ketapang, Sebabkan Tiga Desa Terendam Banjir

Pompa BPLS yang menyedot air banjir kemudian dibuang ke Sungai Ketapang
Pompa BPLS yang menyedot air banjir kemudian dibuang ke Sungai Ketapang

(TANGGULAGINterkini) – Pembuangan air banjir dikawasan Porong oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) ke Sungai Ketapang, mengakibatkan tiga Desa dikawasan Tanggulangin terendam banjir.

Tiga Desa tersebut diantaranya Gempol Sari, Ketapang dan Kali Tengah. Ketiga desa tersebut memang berada dibantaran Sungai Ketapang. Sehingga setiap kali Sungai Ketapang meluap, tiga desa itu pasti mengalami banjir.

Kepala Desa Gempol Sari, Abdul Haris mengatakan bahwa sudah 12 hari terakhir ini didesanya mengalami banjir hingga ketinggian 40 hingga 50 centimeter.

BACA JUGA :  Kades Suko Sukodono Resmi Ditetapkan Tersangka Pungli PTSL Oleh Kejari Sidoarjo

“Sudah 12 hari ini desa saya terendam banjir dengan debit ketinggian hingga 40 hingga 50 centimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Ada juga yang sampai masuk ke rumah-rumah warga mas,” Ujar Abdul Haris.

Selain itu, usaha Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo untuk mengalirkan banjir yang menggenangi Jalan Raya Porong, memperparah keadaan di tiga desa yang berada dibantaran sungai.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Sidoarjo : Kualitas Pendidikan di Sekolah Negeri dan Swasta Setara

“Ya dari sungai ketapang itu mas meluap. BPLS kan dari kemarin membuang air banjir ke sungai ketapang ini. Jadi banjirnya ya seperti ini” Terang Mukhainah (53), Salah satu warga.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Sidoarjo : Kualitas Pendidikan di Sekolah Negeri dan Swasta Setara

Jika pembuangan itu masih terus dilakukan, lanjut Mukhainah, warga kawatir banjir yang menggenangi desanya semakin parah. (alfan)