HeadlineHukum & KriminalIndeks

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Besi Terguling dan Lumpuhkan Jalur Trosobo

×

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Besi Terguling dan Lumpuhkan Jalur Trosobo

Sebarkan artikel ini

SIDOARJOterkini – Arus lalu lintas di Jalan Raya Trosobo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, sempat lumpuh pada Sabtu (1/8/2026) pagi setelah sebuah truk bermuatan besi holo galvalum terguling dan menutup seluruh badan jalan menuju arah Mojokerto.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di sekitar SPBU Sidorogo, Kilometer 23. Truk yang dikemudikan Lutfi Yudha, warga Kecamatan Waru, Sidoarjo, diketahui melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto sebelum akhirnya hilang kendali.

Berdasarkan informasi di lokasi, kendaraan diduga menabrak median jalan lebih dahulu sebelum terguling. Muatan besi yang diangkut juga berserakan di sekitar lokasi kejadian sehingga menghambat proses evakuasi.
Kemacetan panjang pun tak terhindarkan.

Petugas Satlantas bersama personel Polsek Taman segera melakukan pengaturan lalu lintas dengan menerapkan sistem contra flow untuk mengurai antrean kendaraan yang mengular dari arah Surabaya menuju Mojokerto.

Kanit Lantas Polsek Taman, Iptu Heri Nurcahyo, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan sopir mengantuk saat mengemudikan kendaraan.

“Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali, menabrak median jalan, lalu terguling,” ujarnya.

Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir dan kernet truk berhasil selamat dan hanya mengalami luka lecet sehingga tidak memerlukan perawatan medis secara intensif.

Setelah proses evakuasi selesai, kendaraan yang terguling dievakuasi dari lokasi agar arus lalu lintas kembali normal. Truk beserta pengemudinya kemudian diamankan ke Pos Lantas Polsek Taman untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan barang yang menempuh perjalanan jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.

“Jika merasa lelah, sebaiknya segera beristirahat di tempat yang aman. Keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas utama,” imbau petugas.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor kelelahan masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas, terutama pada kendaraan angkutan yang beroperasi di jalur padat seperti Jalan Raya Trosobo.(cles)