HeadlineHukum & KriminalIndeksPojok DesaPolresta Sidoarjo

Polsek Balongbendo Respon Aduan Masyarakat Terkait Sampah Pabrik di Jeruklegi

×

Polsek Balongbendo Respon Aduan Masyarakat Terkait Sampah Pabrik di Jeruklegi

Sebarkan artikel ini
Foto : Kapolsek Balongbendo Kompol Dr.Sunari saat melakukan pengecekan lokasi pembuangan sampah (19/8)

SIDOARJOterkini – Polsek Balongbendo bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait pembuangan sampah dari perusahaan di Desa Jeruklegi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (19/8/2026).

Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari, S.E., S.H., M.H. bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Petugas mendapati tumpukan sampah kering berada di pekarangan milik warga yang diketahui merupakan Ketua RT setempat.

“Siang ini kami bersama para Kanit meninjau lokasi sebagai tindak lanjut dari pengaduan masyarakat yang disampaikan salah satu LSM kemarin. Hari ini langsung kami cek untuk memastikan seperti apa kondisi sebenarnya,” ujar Kompol Sunari.

Dari hasil pengecekan awal, sampah yang berada di lokasi didominasi material kering seperti plastik, kertas, dan kaleng. Sampah tersebut disebut berasal dari salah satu perusahaan yang secara lisan telah memiliki kerja sama dengan pemilik lahan untuk proses pemilahan.

Menurut Sunari, sekitar 70 persen sampah tersebut masih dapat dipilah dan memiliki nilai ekonomis untuk dijual kembali. Sementara sisanya sekitar 30 persen merupakan material yang tidak memiliki nilai ekonomis.

“Dari keterangan pekerja, sekitar 70 persen masih bisa disortir dan bernilai ekonomis. Ini memang usaha sampingan Pak RT. Namun, kami melihat penataannya masih sedikit semrawut,” katanya.

Sunari juga memastikan telah berkomunikasi dengan warga yang tinggal di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan warga, keberadaan sampah tersebut sejauh ini tidak menimbulkan gangguan berarti, terutama karena tidak menimbulkan bau.

Meski demikian, ia mengimbau pemilik lahan agar memperbaiki penataan lokasi dengan membuat sekat atau pagar sehingga tumpukan sampah tidak meluas. Sampah yang datang juga diminta segera dipilah dan dikemas agar tidak menimbulkan kesan sebagai tempat pembuangan sampah.

Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari S.E.,S.H., M.H.

“Kami mengimbau agar lokasi ini disekat atau dipagari sehingga tidak semakin melebar. Kalau sampah datang, sebisa mungkin langsung disortir dan dikemas dengan rapi, jangan sampai bermalam dan menjadi tumpukan,” tegasnya.

Terkait sampah yang tidak memiliki nilai ekonomis dan selama ini dibakar, Kapolsek meminta pekerja lebih berhati-hati. Hal itu mengingat kondisi musim kemarau dan lokasi permukiman warga yang berada cukup dekat.

“Yang sekitar 30 persen dan tidak bernilai ekonomis tadi dibakar. Kami mengimbau agar pembakaran dilakukan dengan sangat hati-hati. Jangan sampai api menyulut rumah warga, karena jarak antarbangunan cukup dekat,” ujarnya.

Polsek Balongbendo juga akan melakukan pendalaman dengan memanggil pihak perusahaan yang bekerja sama dengan pemilik lahan. Polisi akan memeriksa bentuk kerja sama atau MoU serta dokumen pendukung lainnya, termasuk memastikan ada atau tidaknya limbah B3 dalam material yang dikirim ke lokasi.

“Kami akan memanggil pihak perusahaan untuk memastikan MoU-nya seperti apa dan memeriksa surat-surat pendukung, termasuk terkait limbah B3. Semuanya harus dipastikan terpenuhi sehingga persoalan ini bisa dijawab secara komprehensif,” jelas Sunari.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan tim teknis untuk memastikan jenis material yang berada di lokasi. Dari pemeriksaan kasatmata, belum ditemukan indikasi material berbahaya maupun bau menyengat.

“Kalau melihat kasatmata, dominannya plastik, kertas, dan kaleng. Tidak ada bau yang kami rasakan. Namun, untuk memastikan secara teknis, kami tetap akan berkoordinasi dengan tim terkait,” katanya.

Sementara itu, Slamet (65), warga sekitar, mengatakan keberadaan tumpukan sampah tersebut sudah berlangsung cukup lama. Namun, menurutnya, hingga kini tidak menimbulkan dampak terhadap warga maupun lingkungan sekitar.

“Sudah lama kok dan tidak berdampak apa pun. Tidak ada bau yang mengganggu,” ujar Slamet.

Ia juga menyebut sebagian pekerja yang melakukan pemilahan sampah merupakan warga sekitar. Keberadaan mereka, lanjut Slamet, sejauh ini tidak menimbulkan persoalan di lingkungan.

Pengecekan tersebut menjadi langkah awal Polsek Balongbendo untuk memastikan pengaduan masyarakat mendapat tindak lanjut. Polisi juga memastikan akan melakukan pendalaman sebelum mengambil langkah lebih lanjut sesuai hasil pemeriksaan di lapangan.(cles)