SIDOARJOterkini – Puluhan pelajar terpilih yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Balongbendo resmi dikukuhkan. Mereka siap mengemban tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (14/8/2026), dalam suasana penuh khidmat dan semangat nasionalisme.
Prosesi pengukuhan menjadi puncak dari rangkaian latihan dan pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibra. Selama masa persiapan, mereka tidak hanya ditempa kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, serta mental sebagai petugas upacara.
Rangkaian acara diawali dengan masuknya pasukan Paskibra ke lokasi pengukuhan. Dengan langkah tegap dan sikap disiplin, mereka menunjukkan kesiapan menjalankan amanah yang dipercayakan.
Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pengukuhan anggota Paskibra Kecamatan Balongbendo. Selain itu, piagam penghargaan juga diberikan kepada anggota Paskibra dan para pelatih sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras serta dedikasi selama proses latihan.
Batuud Koramil 0816/10 Balongbendo, Peltu Sudiarso, mengapresiasi kesungguhan para anggota Paskibra selama mengikuti latihan hingga akhirnya dikukuhkan.
Menurutnya, pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pengukuhan ini bukan sekadar tanda bahwa adik-adik Paskibra telah selesai mengikuti latihan, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah. Kalian mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengambil bagian dalam momentum penting bagi bangsa dan negara,” ujar Sudiarso.
Ia berpesan agar seluruh anggota menjalankan tugas dengan disiplin, percaya diri dan tetap menjaga kekompakan. Sebab, keberhasilan Paskibra tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga sikap, mental dan kerja sama tim.
“Jangan ada yang merasa berjalan sendiri. Kalian adalah satu tim. Saling menguatkan, saling mengingatkan, dan laksanakan setiap tugas sesuai arahan. Dengan kebersamaan, Insyaallah seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya.
Sudiarso juga mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti pembinaan Paskibra tidak berhenti setelah upacara selesai. Kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, ketekunan dan kecintaan terhadap Tanah Air harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan melihat Paskibra hanya sebagai tugas untuk satu hari atau satu upacara. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal kehidupan. Kedisiplinan yang kalian pelajari, kemampuan bekerja sama, keberanian, ketekunan, dan rasa cinta kepada Tanah Air harus terus dibawa ke sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mendorong para pelajar untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga harus dibekali karakter, integritas, kepedulian dan semangat memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Terus belajar, terus berlatih, hormati orang tua dan guru, serta jadilah generasi muda yang memiliki karakter kuat. Bangsa ini membutuhkan anak-anak muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, kepedulian, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dukungan terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui penyerahan beasiswa dari Universitas Anwar Medika kepada pelajar. Beasiswa tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima untuk semakin giat belajar dan meraih prestasi.
Sudiarso turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, Kecamatan Balongbendo, Polsek Balongbendo, Universitas Anwar Medika dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembentukan Paskibra.
“Pembentukan Paskibra tidak mungkin berhasil tanpa kerja sama banyak pihak. Terima kasih kepada para pelatih yang telah mendampingi dengan penuh kesabaran, pihak kecamatan, kepolisian, Universitas Anwar Medika, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan,” ungkapnya.
Usai prosesi, kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama anggota Paskibra dengan unsur Forkopimka Kecamatan Balongbendo.
Dengan dikukuhkannya Paskibra Kecamatan Balongbendo, para pelajar tersebut kini siap menjalankan tugas kehormatan dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Lebih dari sekadar petugas pengibar bendera, mereka diharapkan mampu menjadi teladan bagi pelajar lainnya. Nilai disiplin, persatuan, tanggung jawab dan cinta Tanah Air yang diperoleh selama proses pembinaan diharapkan terus melekat dalam kehidupan mereka.
Dari langkah tegap para Paskibra inilah, semangat kemerdekaan diharapkan terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.(cles)













