HeadlineHukum & KriminalIndeks

Nobar Bola Diwarnai Kericuhan, Polisi Bubarkan Massa Suporter di Pagerwojo Sidoarjo

×

Nobar Bola Diwarnai Kericuhan, Polisi Bubarkan Massa Suporter di Pagerwojo Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

SIDOARJOterkini – Aksi keributan yang diduga melibatkan kelompok suporter sepak bola terjadi di kawasan Warkop Sendok Gula, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (4/8/2026) malam. Berkat kesigapan personel patroli Polsek Buduran, situasi berhasil dikendalikan sehingga bentrokan tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Kapolsek Buduran Kompol Sugeng Sulistiono mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan adanya keributan di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB.

Menurutnya, insiden bermula ketika sekelompok pemuda yang diduga merupakan suporter sepak bola melintas di depan Warkop Sendok Gula, yang saat itu sedang menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Piala Presiden antara Persebaya Surabaya melawan Arema Malang yang digelar di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali .

Rombongan yang diperkirakan terdiri dari sekitar 20 sepeda motor berboncengan tersebut diduga menyalakan kembang api ke arah lokasi nobar. Aksi itu memicu ketegangan hingga terjadi keributan dengan warga yang berada di sekitar warung kopi.

“Anggota Unit Patroli Polsek Buduran langsung mendatangi TKP sekitar pukul 22.15 WIB. Saat itu ada sekelompok pemuda suporter, kurang lebih 20 kendaraan berboncengan, melintas di depan Warkop Sendok Gula yang sedang menggelar nobar. Sambil melintas mereka menyalakan kembang api ke arah warkop sehingga terjadi keributan,” ujar Kompol Sugeng Sulistiono.

Mendapati situasi tersebut, petugas segera melakukan langkah cepat dengan melerai warga agar tidak terpancing emosi dan mencegah bentrokan yang lebih besar.

Selain itu, polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menggiring massa yang diduga menjadi pemicu keributan ke arah timur agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

“Anggota langsung melerai dan meredam warga masyarakat agar tidak terpancing emosi. Sementara itu kami melakukan penyisiran dan mendorong massa yang diduga menyalakan kembang api ke arah timur untuk pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Kompol Sugeng memastikan insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para suporter sepak bola, agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

“Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut nihil korban luka maupun korban jiwa. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah hukum Polsek Buduran dan tidak mudah terpancing oleh tindakan yang dapat menimbulkan konflik,” tegasnya.

Polsek Buduran juga memastikan akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa, terutama saat berlangsung pertandingan sepak bola, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.(cles)