Gaya Hidup & RomantikaHeadlineIndeksPendidikan & Kesehatan

Guru KB-TK Al Muslim Kuasai Animasi Berbasis AI, Ciptakan Media Belajar Kreatif untuk Anak Usia Dini

×

Guru KB-TK Al Muslim Kuasai Animasi Berbasis AI, Ciptakan Media Belajar Kreatif untuk Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini

SIDOARJOterkini – KB-TK Al Muslim terus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini dengan membekali para guru kemampuan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui workshop bertema Koding dan Kecerdasan Artifisial yang digelar pada Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KB-TK Al Muslim sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) sesuai Keputusan Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Nomor 0010 Tahun 2026.

Workshop menghadirkan Fasilitator Nasional Koding dan Kecerdasan Artifisial Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Bagus Sumantri, sebagai narasumber. Seluruh guru KB-TK Al Muslim bersama guru TK Lasiyam mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan sesuai karakteristik anak usia dini.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep penggunaan AI dalam dunia pendidikan, tetapi juga mempraktikkan pembuatan animasi edukatif yang dapat langsung diterapkan di kelas. Di akhir sesi, setiap guru diminta menghasilkan karya media pembelajaran berbasis AI yang kemudian dinilai oleh narasumber.

Berdasarkan hasil penilaian, Suci Qurrota Aini berhasil meraih Juara I, disusul Umi Chulsum sebagai Juara II, dan Dewi Suryowati sebagai Juara III. Sementara Juara Harapan I diraih Dhurrotul Khumairah, Juara Harapan II Ana Muizzatu Fitriyah, Juara Harapan III Nur Cholidah. Adapun kategori favorit diberikan kepada Atiek Sugiarti, Salucha, Balqis Nur Fauzani, dan Siti Herlina Wifroh.

Kepala KB-TK Al Muslim, Triana Dewi, mengatakan penguasaan teknologi AI menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan guru yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial, kami berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan berpikir anak secara utuh. AI bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin membangun budaya inovasi di kalangan guru sehingga teknologi benar-benar mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran.

Peraih Juara I, Suci Qurrota Aini, mengaku tidak menyangka mampu menjadi yang terbaik dalam workshop tersebut.

“Alhamdulillah saya tidak menyangka bisa meraih Juara I. Selama workshop saya belajar banyak mengenai berbagai tools AI yang sebelumnya belum saya ketahui dan sangat membantu dalam membuat visual pembelajaran. Terima kasih kepada Yayasan Al Muslim yang telah memberikan kesempatan mengikuti pelatihan ini,” tuturnya.

Hal senada disampaikan peraih Juara II, Umi Chulsum. Menurutnya, pelatihan tersebut membuka wawasan baru tentang pemanfaatan AI sebagai pendukung kreativitas guru.

“Workshop ini sangat menginspirasi. Saya belajar bahwa AI dapat membantu guru membuat media pembelajaran yang lebih menarik tanpa mengurangi kreativitas. Pengalaman ini memotivasi saya untuk terus belajar agar dapat menghadirkan pembelajaran yang semakin menyenangkan bagi anak-anak,” katanya.

Melalui workshop ini, KB-TK Al Muslim bersama TK Lasiyam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi digital, sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.(*/cles)