SIDOARJOterkini – Komitmen TNI dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 0816/02 Candi, Serka Dunyani, yang memberikan pendampingan kepada peternak kambing di Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan mendorong perkembangan sektor peternakan rakyat agar lebih produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kehadiran Babinsa di tengah peternak juga menjadi wujud sinergi antara TNI dan warga dalam memperkuat kemandirian ekonomi pedesaan.
Dalam pendampingannya, Serka Dunyani berdialog langsung dengan para peternak untuk mengetahui perkembangan usaha yang dijalankan. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari kondisi kesehatan ternak, pola pemberian pakan, kebersihan kandang, hingga kendala yang dihadapi selama proses pemeliharaan.
Selain memberikan motivasi, Babinsa juga mengingatkan pentingnya penerapan manajemen peternakan yang baik. Para peternak diimbau menjaga sanitasi kandang, menyediakan pakan berkualitas dan bergizi, memastikan ketersediaan air bersih, serta melakukan pemeriksaan kesehatan ternak secara berkala guna mencegah munculnya penyakit yang dapat mengganggu produktivitas.
Serka Dunyani menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat pedesaan.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya para peternak yang menjadi salah satu penopang perekonomian desa. Kami ingin memastikan usaha peternakan kambing berjalan dengan baik melalui penerapan pemeliharaan yang benar, kebersihan kandang yang terjaga, serta pencegahan penyakit sejak dini. Dengan demikian, produktivitas ternak meningkat, kesejahteraan peternak terangkat, dan ketahanan pangan wilayah semakin kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki. Karena itu, Babinsa akan terus hadir memberikan pendampingan, motivasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan pendampingan berlangsung dalam suasana akrab dan mendapat respons positif dari para peternak. Kehadiran Babinsa dinilai mampu memberikan semangat sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengelola usaha peternakan secara lebih efektif.
Melalui pendampingan tersebut, diharapkan sektor peternakan di Desa Durungbanjar semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Selain itu, hubungan kemitraan antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin erat dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.(cles)













