SIDOARJOterkini – Kecelakaan fatal kembali terjadi di jalur padat Jalan Raya Buduran, Sidoarjo. Seorang pemuda pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terserempet truk gandeng yang diduga berpindah lajur tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas, Senin (11/5/2026).
Insiden maut itu terjadi di depan Kantor Bulog atau sekitar 100 meter sebelum Traffic Light (TL) Avian arah Surabaya. Korban diketahui berinisial MA (21), warga Kecamatan Buduran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor matic yang dikendarai korban dengan truk gandeng yang disopiri SMN (74), warga Kabupaten Situbondo.
Peristiwa bermula saat truk melaju dari arah Sidoarjo menuju Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, sopir truk diduga berpindah jalur dari kanan ke kiri tanpa memperhatikan kendaraan lain yang berada di sisi kiri.
Akibatnya, bagian pengaman gandengan truk berserempetan dengan sepeda motor korban yang melaju searah di lajur kiri. Benturan tersebut membuat korban terjatuh dan mengalami luka berat.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo. Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan meski sempat mendapatkan perawatan intensif.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra membenarkan kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di wilayah Buduran,” ujarnya.
Menurutnya, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Polisi juga telah mengamankan kendaraan yang terlibat serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengamankan kendaraan yang terlibat,” katanya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih waspada dan selalu memperhatikan situasi arus lalu lintas sebelum berpindah lajur, terutama di jalur padat kendaraan.
“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas bersama guna mencegah terjadinya kecelakaan yang berakibat fatal,” tandasnya.(cles)













