SIDOARJO TERKINI
Ekbis Headline Indeks

Dinsosnaker Sediakan Pos Pengaduan THR

Ilustrasi
Ilustrasi

(Sidoarjoterkini)- Untuk meminimalisir permasalahan Tunjangan Hari Raya (THR), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sidoarjo membuka posko pengaduan. Hal ini dilakukan agar tidak ada perusahaan nakal.

Kabid Hubungan Industrial Joko Sayono mengatakan, sesuai Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim soal pemberian THR yang harus diberikan kepada pekerja H-7 lebaran. “Jika ada perusahaan yang tidak memberi THR, silahkan laporkan ke posko di kantor kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Air Sungai Meluap, Bupati Sidoarjo Siagakan BPBD dan Dinkes Bantu Warga Terdampak Banjir

Dinsosnakertrans sudah mensosialisasikan SE Gubernur kepada seluruh pengusaha di Sidoarjo. THR yang harus diberikan H-7 lebaran itu merupakan kewajiban perusahaan.

Dalam aturan itu disebutkan bagi pekerja yang sudah bekerja lebih 1 tahun maka berhak mendapat THR 1 bulan gaji. Sedangkan yang masa kerjanya dibawah 1 tahun maka gajinya akan dikurangi tergantung dari masa kerjanya.

Joko Sayono mengaku sejauh ini masih belum ada kendala. Demikian pula tahun lalu tidak ada laporan pengaduan sama sekali. Membuktikan pengusaha Sidoarjo tunduk terhadap aturan ketenagakerjaan.

BACA JUGA :  Penerimaan Pajak Capai 102,17 Persen, Bupati Sidoarjo Tegaskan Uang Pajak Dioptimalkan Untuk Pembangunan Infrastruktur
BACA JUGA :  Khawatirkan Keselamatan Siswa, Babinsa 0816/05 Tulangan Bersama Warga Tebang Pohon yang Rawan Tumbang di Halaman Sekolah

Bagi pengusaha yang melanggar SE Gubernur, akan diproses hukum ketenagaakerjaan yang ancamannya denda uang. “Hukum pekerja menganut lex specialis. Pelanggaran masalah THR tentu akan diselesaikan sesuai undang-undang perburuhan,” tandas Joko Sayono. (st-12)

Berita Terkait

UMK Sidoarjo Deadlock, Tunggu Survey KHL Terakhir

2015, UMK Sidoarjo Diusulkan Naik 30 Persen

Dukung Prabowo-Hatta, Buruh Bagikan Susu