HeadlineHukum & KriminalIndeks

Bobol Dinding Seng, Komplotan Maling Gasak Dua Gerai di Sukodono dan Gedangan

×

Bobol Dinding Seng, Komplotan Maling Gasak Dua Gerai di Sukodono dan Gedangan

Sebarkan artikel ini

 

SIDOARJOterkini – Pelaku usaha di Sidoarjo kembali dibuat waswas. Dalam sepekan terakhir, dua gerai milik seorang pengusaha di Kecamatan Sukodono dan Gedangan dibobol komplotan pencuri dengan modus merusak dinding seng atau spandek bagian belakang bangunan. Aksi para pelaku terekam kamera CCTV.

Korban, Andik Prasetiyo, menduga komplotan pencuri tersebut telah lebih dulu mengincar dan memetakan kondisi outlet sebelum melancarkan aksinya pada dini hari.

“Sepertinya mereka sudah survei saat outlet masih buka. Setelah tahu kondisi di dalam, baru datang malam atau dini hari untuk beraksi,” ujar Andik, Kamis (7/5).

Aksi pertama terjadi di gerainya di wilayah Sukodono. Dalam rekaman CCTV terlihat seorang pelaku mengenakan kaos oblong, celana pendek di atas lutut, dan masker penutup wajah.

Pelaku diduga bekerja berdua. Satu orang bertugas mengawasi situasi di luar gerai, sedangkan rekannya masuk ke dalam setelah memotong bagian belakang atau samping bangunan yang terbuat dari seng dan spandek.

Tak hanya itu, pelaku juga sempat menggeser arah kamera CCTV agar aksi mereka tidak terekam secara jelas.

“Yang satu berjaga di luar, satunya masuk setelah menggunting spandek dari belakang atau samping yang tidak terlihat dari depan,” jelasnya.

Belum usai trauma atas kejadian pertama, gerai Andik di Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, kembali dibobol pada 2 Mei 2026 lalu. Modus yang digunakan hampir identik, sehingga korban menduga pelakunya merupakan komplotan yang sama.

Dalam aksi kedua tersebut, pelaku terlihat memakai hoodie dan celana pendek saat membobol gerai.

Akibat dua aksi pencurian itu, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Sejumlah barang elektronik dan uang modal usaha raib digondol pelaku.

“Yang hilang TV, tape, mesin checker, sama uang modal. Total kerugian sekitar Rp15 juta sampai Rp20 juta,” ungkap Andik.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan mendalami rekaman CCTV.

“Kami sudah menerima laporan korban. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan CCTV serta keterangan saksi,” tandasnya.(cles)