SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Wabup Subandi : Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Sebagai Bentuk Ikhtiar Tolak Balak

 

(SIDOARJOterkini) – Doa bersama dan santunan anak yatim di gelar Pemerintah Desa Masangan Wetan Kecamatan Sukodono di balai desanya, Selasa malam (19/4). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH.

Wabup H. Subandi bersyukur kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan Pemdes Masangan Wetan. Menurutnya kegiatan seperti ini bentuk kepedulian bersama terhadap anak yatim piatu. Selain itu ujar Wabup H. Subandi, melalui doa bersama seperti ini menjadi ikhtiar bersama untuk selalu mendapatkan perlindungan Allah SWT.

“Semoga doa bersama dan santunan anak yatim ini menjadi penutup balak bagi kita semua,” doa Wabup.

BACA JUGA :  Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Kunker Wapres RI di Tulangan Sidoarjo

Wabup H. Subandi berharap perhatian terhadap anak yatim harus senantiasa tumbuh dihati. Semisal perhatian kepada pendidikannya seperti yang telah dilakukan Pemdes Masangan Wetan. Oleh karenanya dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Desa Masangan Wetan yang telah membantu menyekolahkan anak yatim diwilayahnya. Bahkan hingga kuliah dengan bantuan beasiswa sebesar Rp. 2 juta per semester.

“Harapannya, anak-anak yatim yang disantuni, tetap harus bersekolah dan sukses di kemudian hari. Sehingga bisa meneruskan apa yang di butuhkan di masyarakat,” harapnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 12/Prambon Kawal Penyaluran BLT-DD Watutulis

Kehadiran Wabup dalam kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Pemdes Masangan Wetan untuk berdialog. Kepala Desa Masangan Wetan H. Budiono SH. MM menyampaikan kerusakan jalanan rusak diwilayahnya. Selain itu juga terkait pembangunan gedung serbaguna yang berhenti pembangunannya dikarenakan anggaran yang diberikan masih kurang. Menanggapi keluhan itu, Wabup berjanji dalam waktu dekat akan melihat langsung kondisi dilapangan.

BACA JUGA :  Babinsa 0816/13 Wonoayu Dampingi Petugas Kesehatan Vaksinasi Hewan Ternak

“Pembangunan dan jalan rusak akan kami Sidak paling lambat dalam dua hari. Anggaran akan kami berikan tetapi tetap dengan tanggung jawab,” jawab H. Subandi. (cles)