SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Politik & Pemerintahan

Wabup Sidoarjo Minta Kasus Dugaan Penyelewengan Pengadaan Seragam ASN Diusut Tuntas

 

Foto istimewa seragam khaki ASN

(SIDOARJOterkini) — Kasus penyalahgunaan keuangan pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pemkab Sidoarjo yang ditangani Kejaksaan Negeri Sidoarjo harus diusut sampai tuntas sebagai pembelajaran bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain agar tidak lagi bermain-main dengan anggaran. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Sidoarjo pada Jumat 05 Agustus 2022.

Disampaikan H Subandi, kasus tersebut harus disikapi dengan serius karena menyangkut uang warga Sidoarjo, sekaligus sebagai pembelajaran bagi OPD yang lain agar lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran.

“Anggaran yang digunakan pada pengadaan tersebut berasal dari uang masyarakat,”ujar Wabup Sidoarjo ditemui usai Rapat Paripurna DPRD, Jumat 05 Agustus 2022.

BACA JUGA :  LPBI NU Gelar Gladi Ruang SOP Tanggap Bencana Untuk Warga Sidoarjo

Diungkapkan Subandi, sejatinya kasus penyelewengan pengadaan PDH sebelumnya sudah pernah masuk di Polresta Sidoarjo namun tidak ada kejelasan. Dirinya berharap Kejari Sidoarjo mampu menyelesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jangan sampai masuk angin dan kasusnya mandek lagi, mudah-mudahan Kejaksaan yang bagus ini bisa menuntaskan kasus ini, saya pasrahkan semua prosesnya kepada Kejari Sidoarjo,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Satgas TMMD Sidoarjo Gelar Pelatihan Teknis Pengolahan Hasil Perikanan Pada Warga Desa Rejeni

Seperti diketahui, pihak penyidik Kejari Sidoarjo sudah menaikkan status kasus dugaan penyalahgunaan keuangan pada pengadaan pakaian dinas harian (PDH) Pemkab Sidoarjo ke tingkat penyidikan. Sudah 19 Orang yang diperiksa tim penyidik sebagai saksi.

Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama menyampaikan dari hasil pemeriksaan sebelumnya, pihaknya menemukan adanya tahapan yang dilompati.

BACA JUGA :  Dihadapan Pendukungnya, Deltras FC Kalah 1-2 Saat Ujicoba Lawan Persipa Pati

Hal tersebut terjadi dalam pengadaan seragam dinas harian warna kheki dan pakaian dinas harian Jumat. Dimana kualitas akhir barang tak sesuai dengan kontrak.

“Saat ini masih terus kami dalami. Kami akan lengkapi dulu bukti-buktinya. Kalau sudah lengkap baru akan ke tahap selanjutnya,” pungkasnya (cles)