SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Pojok Desa

Video Viral Tawuran Bersenjata Clurit Yang Beredar di Medsos Diduga Terjadi di Taman

Video tawuran yang diduga terjadi di Sepanjang Taman beredar di Medsos

(SIDOARJOterkini) – Sebuah video yang merekam aksi tawuran sejumlah pemuda tersebar di media sosial. Diduga kejadian tawuran tersebut terjadi di Jalan Raya Bebekan Sepanjang Taman Sidoarjo.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut terlihat belasan pemuda berlarian sambil menenteng senjata tajam jenis clurit dan senjata lainnya.

Rekaman video yang diunggah pada Rabu (5/1/2022) oleh akun Facebook @Rifky Rosaldi dengan judul ‘sepanjang akeh jagoane saiki lurd (sepanjang banyak jagoanya sekarang saudara)’ di group Facebook @INFO CHIP Hingg domino sepanjang tersebut diduga terjadi di dekat palang pintu kereta jalan raya bebekan yang sedang sepi pada malam hari, sejumlah pemuda itu berteriak sambil berlari, ‘Ayo..ayo…, Sebelah kiri.., Ayo le (Ayo nak) …, Leboni Kampung e (masuk kekampungnya) teriakan suara salah satu orang dalam video.

Tak hanya di Facebook, video 30 detik itu juga diunggah di story Instagram @official.ils dengan menuliskan informasi ‘Beredar Vidio sekelompok pemuda tawuran gunakan senjata tajam…diduga kejadian tersebut terjadi di Sidoarjo @humaspoldajatim @divisihumaspolri @humaspolrestasidoarjo, tulisnya di story.

Sontak viralnya video tersebut membuat warganet geram. Kolom komentar pada unggahan video pun dipenuhi berbagai komentar keras warganet, beberapa akun Facebook seperti akun atasnama @Hendra Kingsnake yang menuliskan #CYBERREKRIMPOLDAJATIM #TNIAD tolong dibungkus pak karet 2 ya…, sementara akun @Bettaberta menuliskan ‘Wihh sangar rek arek bebekan. Arek nom.e Jagoan jagoan Hebat yo Polsek kalijaten bangga punya kalian’ tulisnya di kolom komentar group Facebook  @INFO CHIP Hingg domino sepanjang.

BACA JUGA :  Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke 114 Kodim 0816/Sidoarjo

Bahkan akun Facebook @Nazil menuliskan komentarnya ‘info seng mati piro lur, rugi bengok” tok’ (info yang mati berapa saudara, rugi teriak aja)’ tulisnya menyindir.

Salah satu warganet pun mengungkapkan jika diduga aksi sejumlah pemuda tersebut dilakukan dekat dengan kantor Polisi atau Polsek terdekat. ‘Idek polsek kan daerah kunu iku (dekat polsek kan daerah itu)’ tulis akun @Imam Subhan .

BACA JUGA :  Runner Up Pengelolaan Anggaran, Kakanwil Apresiasi Capaian Lapas Surabaya

Diduga kejadian aksi layaknya gangster difilm film yang dilakukan sejumlah pemuda itu sering terjadi dikawasan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan unggahan akun facebook atasnama @Rifky Rosaldi yang menuliskan di kolom komentar unggahan video tersebut ‘ gangster gatel iku wingi wes diserang balik arek kampungku podo mlayu e (gangster apa itu kemarin sudah diserang balik anak kampungku pada lari e)’ tulisnya tegas.

Sementara itu, Kasubbag humas Polresra Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono mengungkapkan jika pihak Polsek Taman sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi viralnya video tersebut. Pihak Polsek juga sudah meminta keterangan saksi-saksi terkait kejadian.

“Polsek Taman saat ini masih lakukan lidik terkait beredarnya video itu, sedang melakukan memeriksa saksi-saksi terkait kejadian itu. Terkait adanya sejumlah orang yang membawah sajam dalam viralnya video itu, saat ini pihak Polresta Sidoarjo sedang mendalami hal tersebut,” ungkap Novi.

BACA JUGA :  Layanan Bus Gratis Dari H Ipong Muchlisoni Untuk Warga Surabaya-Sidoarjo

Novi menambahkan jika kejadian tersebut diduga berawal dari gerombolan pengendara sepeda motor yang melintas dari arah RS Siti Khotijah menuju Jalan Pagesangan Surabaya. Dari arah berlawanan ada anak kampung yang membubarkan gerombolan orang yang menaiki kendaraan roda dua itu.

Ditanya adanya dugaan tawuran antar pemuda di kawasan tersebut, Novi menegaskan jika  pihak Kepolisian belum menerima laporan terkait hal tersebut.

“Terkait siapa itu yang ada dalam video viral, beberapa saksi tidak mengetahui siapa mereka dan dari mana. Pihak kepolisian menghimbau agar masyarakat melaporkan jika ada hal hal yang menganggu ketertiban masyarakat kepada pihak Polsek terdekat,” pungkasnya.(cles)