SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Ungkap Pembunuhan Mahasiswi Melalui CCTV Sun Hotel

Identitas korban yang ditemukan di lokasi
Identitas korban yang ditemukan di lokasi

(PORONGterkini)- Octavian Ratna Poetri dan keluarganya selama inucenderung tertutup kepada tetangga dan warga sekitar. Kendati demikian, keluarganya baik.

Tita, begitu Octavian disapa merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Beberapa tahun lalu, adik laki-laki bungsunya meninggal karena penyakit kelainan tulang belakang.
“Ayahnya ke Jakarta bekerja sebagai mandor bangunan,” ujar Hamzah.

Ummi, rekan Tita satu divisi di bagian cutting, pabrik sepatu merek Ecco, mengatakan meski sering bersama ketika memotong bahan sepatu, Tita enggan membicarakan masalah pribadinya.

BACA JUGA :  Petani Desa Randegan Gelar Keleman Ungkap Syukur Masuki Masa Tanam

Sampai-sampai, Ummi tidak tahu apakah Tita sudah punya pacar atau belum.”Tapi di luar itu, anaknya asyik,” ujar Ummi.

Namun, Ummi mengungkapkan sebenarnya Tita sudah tak lagi bekerja di Ecco sejak Oktober lalu. Hanya saja, Tita selalu datang pagi hari dan sore hari seperti layaknya masih bekerja di pabrik yang terletak di Jalan Bligo, Candi itu.

Ummi juga tidak tahu alasannya apa Tita melakukan itu. Ibunya selalu datang mengantar dan menjemputnya di depan perusahaan tempat Tita bekerja.

BACA JUGA :  Pemotor Patah Tangan, Usai Motor Yang Dikendarainya Diserempet Truk di Jalan Sidorejo Krian

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Polres Sidoarjo terkait kematian Tita. Kapolres Sidoarjo, AKBP Anwar Nasir, yang memimpin evakuasi jenazah Tita dari kamar hotel pun menyatakan masih harus menunggu hasil uji forensik terlebih dahulu terkait penyebab kematiannya.
“Masih diselidiki. Di kamar tersebut, kami temukan tas korban, puntung rokok, dan rambut kemaluan yang kami duga bukan berasal dari korban. Namun untuk pastinya tunggu hasil forensik,” imbuh Anwar.
.
Polres akan memeriksa semua saksi dan melakukan uji forensik, termasuk rekaman CCTV di Sun Hotel. Ada kemungkinan, Tita dikunjungi seseorang saat menginap di kamar hotel dengan rate Rp 500.000-an itu.
“Semua petunjuk yang berkaitan dengan kematian korban ini akan kami telusuri,” tandas Anwar.

BACA JUGA :  Ajak UKM Bangkit dari Pandemi, Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke

Polisi sebenarnya sudah memeriksa beberapa saksi. Namun masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Diharapkan dari CCTV hotel bisa mengungkap siapa pelakunya.(st-12)