SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama Sidoarjo – Surabaya Gelar Aksi Justice For Justin

 

(SIDOARJOterkini) – Penganiayaan yang menimpa Justin Frederick yang viral di media sosial, membuat prihatin masyarakat luas. Aksi kekerasan tidak dibenarkan dengan dalih apapun.

Para tokoh masyarakat dan pemuka agama menggelar Aksi Justice For Justin yang diselenggarakan secara Hybrid di Posko Tim Rumah Aspirasi Indah Kurnia di kawasan Pondok Candra Sidoarjo, Selasa (7/6) dihadiri Gus Hamid ketua PAC PDIP Mulyorejo, Gus Fahmi pengasuh Ponpes An Nahdhoh Syrabaya, Choirul Hidayat anggota FPDIP Sidoarjo serta para simpatisan dari Sidoarjo dan Surabaya.

Para tokoh tersebut sepakat untuk percaya kepada penegak hukum dan siap mengawal kasus terebut serta menolak terhadap semua tindakan kekerasan.

BACA JUGA :  Ibu Muda yang Gadaikan BPKB Motor Mertua Divonis Hakim 5 Bulan Penjara Dengan Masa Percobaan 10 Bulan

Berikut pernyataan sikap yang disampaikan para tokoh masyarakat dan pemuka agama dari Surabaya dan Sidoarjo antara lain:
1.Mengutuk segala bentuk aksi kekerasan.
2. Mendukung kepolisian melakukan penegakkan hukum maksimal utk pelaku, termasuk pengembangan ke pelaku lain dan pelanggaran lainnya.
3. Memberikan dukungan kepada korban (justin sekeluarga) untuk mendapatkan keadilan.
4. Mengharap kepada masyarakat luas agar menjadikan pelajaran bahwa penganiayaan adalah penghinaan terhadap nilai kemanusiaan.

Beberapa peserta aksi mengungkapkan sikap kenegarawanan Indah Kurnia yang merupakan orang tua Justin Frederick dengan mengambil pendampingan penganiayaan itu sebagai Ibu, bukan sebagai pejabat negara.

BACA JUGA :  Sosialisasi Penanganan PMK Oleh Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo di Kodim 0816/Sidoarjo

Salah satu peserta aksi secara virtual, Diana mengatas namalan Arek Suroboyo Bergerak merasa prihatin dan mengutuk atas tindakan kekerasan yang dialami Justin.

BACA JUGA :  Kontribusi Anggota Karang Taruna Dalam Menjalankan Perannya

“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras atas tindakan penganiayaan yang dilakukan terhadap Justin,”ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya mengajak untuk membuat surat terbuka kepada Kapolri agar menuntaskan kasus penganiayaan itu secara transparan.

” Keadilan harus ditegakkan, pelaku penganiayaan harus diproses hukum,”pungkasnya. (cles)