SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Tinggal Di Liponsos Sidoarjo, Kondisi Psikologis NR Korban Pemerkosaan Membaik

NR, korban pemerkosaan yang tinggal di Liponsos Dinsosnakertrans Pemkab Sidoarjo mengaku kondisi psikologisnya semakin membaik
NR, korban pemerkosaan yang tinggal di Liponsos Dinsosnakertrans Pemkab Sidoarjo mengaku kondisi psikologisnya semakin membaik

(SIDOARJOterkini) – NR (14), warga Desa Trompo Asri RT 11 RW 04, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, yang merupakan korban pemerkosaan oleh 5 orang tetangganya sendiri, merasa aman di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Sidoarjo. Karena, selama ini tidak ditemukan ancaman dari sejumlah pihak terhadap keluarga korban.

“Dari hasil koordinasi kami dengan polisi dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sidoarjo, sejauh ini ancaman dari pihak-pihak terkait tidak ada,” ujar Edwin Partogi Pasaribu, Wakil Ketua LPSK, Senin (13/06/2016).

BACA JUGA :  Danramil 0816/11 Tarik Hadiri Panen Perdana Padi Varitas HMS.700 di Desa Gempolklutuk

Edwin menambahkan bahwa pendampingan dan bantuan yang dilakukan Dinas Sosial dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sidoarjo terhadap korban dan keluarga korban, sejauh ini sangat baik. “Dinas Sosial dan P2TP2A Sidoarjo sudah cukup berperan, jadi kita tidak perlu lagi melakukan pendampingan.” tambahnya.

BACA JUGA :  Sebuah Motor Raib Digondol Maling, Saat Pemiliknya Halal Bihalal di Balonggabus Candi

Sementara itu, kegembiraan NR yang saat ini tinggal di Liponsos, terlihat dari canda tawanya dengan penghuni liponsos yang lain. terkait kehamilan NR yang diperkirakan pada tanggal 25 Juni mendatang dirinya akan memberikan nama Upin, salah satu nama aktor di film kartun malaysia, kepada anaknya kelak. “Kalau cowok, mau tak kasih nama Upin saja. Soalnya lucu,” kata NR.

BACA JUGA :  Karyawati Minimarket di Balongbendo Laporkan Atasannya Ke Polisi Usai Dilecehkan

Psikolog asal Univesitas Muhammadiyah Sidoarjo, Dewi saat melakukan test kejiwaan korban, dia mengungkapkan bahwa kejiwaan Korban saat ini sudah dirasa membaik. Dari hasil pemeriksaanya, korban memang tengah mengalami trauma mendalam atas kejadian tersebut. Sehingga butuh waktu untuk memulihkan kembali kejiwaannya. “Sudah mulai membaik dari sebelumnya. Tapi tetap, kalau ada orang asing yang belum dikenalnya dia akan merasa takut,” ungkap Dewi.(alf)