
SIDOARJOterkini — Komitmen membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas terus diwujudkan melalui langkah nyata di tingkat desa. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebun Coklat resmi diluncurkan di Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (12/1/2026). Peluncuran ini ditandai dengan penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.
Hadirnya SPPG Kebun Coklat menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan remaja. Melalui asupan makanan yang berkualitas dan higienis, program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang optimal, meningkatkan kesehatan, serta menumbuhkan semangat belajar generasi penerus bangsa.
Kegiatan launching dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya Babinsa Desa Penambangan Peltu Sudiarso, Kepala SPPG Kebun Coklat Chika, Kepala Dapur SPPG Kebun Coklat Hamdi, serta staf dan karyawan SPPG yang terlibat langsung dalam proses produksi hingga distribusi makanan bergizi.
Penyaluran MBG dilakukan secara bertahap. Distribusi diawali kepada Kelompok Belajar, PAUD, dan TK di Desa Penambangan, dilanjutkan ke jenjang sekolah dasar. Pada tahap akhir, MBG disalurkan kepada peserta didik SMP, MTs, SMA, MA, hingga SMK, sehingga seluruh jenjang pendidikan memperoleh manfaat secara merata.
Pada peluncuran perdana ini, sebanyak 1.091 porsi makanan bergizi berhasil disalurkan kepada para penerima manfaat.
Sementara itu, untuk wilayah Jeruk Legi dan Bogem Pinggir, program distribusi MBG direncanakan mulai berjalan pada 19 Januari 2026 sebagai bagian dari perluasan layanan SPPG Kebun Coklat.
Peltu Sudiarso menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, peluncuran SPPG Kebun Coklat merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini.
“Dengan asupan makanan bergizi yang terjamin kualitas dan kebersihannya, kami berharap anak-anak tumbuh lebih sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta semakin bersemangat dalam menuntut ilmu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menyukseskan program ini.
“Keterlibatan pengelola SPPG, tenaga dapur, dan unsur kewilayahan menunjukkan kepedulian bersama terhadap masa depan generasi muda. Kami dari TNI, khususnya Babinsa, siap mendukung dan mengawal agar kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Dengan resmi beroperasinya SPPG Kebun Coklat, Desa Penambangan diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan peserta didik. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.(cles)
