SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Sidak Banjir Taman, DPRD Jatim Minta Rekontruksi Kali Buntung

img-20161013-wa0028

(TAMANterkini) – Ketua Komisi E DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono melakukan sidak ke lokasi banjir yang berada di Desa Kedungboto dan Desa Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Kamis (13/10/2016). Dalam sidaknya, politisi Partai Demokrat ini meminta Kali Buntung agar segera di rekontruksi.

Menurut pantauan dilokasi, dr. Agung Mulyono ingin melihat secara langsung keadaan banjir yang melanda di Wilayah Taman sampai tiga hari ini. Dirinya juga ingin mengetahui kondisi kali buntung yang volume airnya sering meluap saat intensitas hujan tinggi.

BACA JUGA :  Lima Komunitas dan Karang Taruna di Sidoarjo Gunakan Momen Ramadhan Kemarin Perbaiki Fasum di Desa

Dihadapan wartawan, Politisi dari Partai Demokrat ini mengatakan bahwa untuk jangka pendek, pihaknya akan segera berkordinasi dengan pihak Pemkab Sidoarjo agar dibibir Kali Buntung ini segera dibuatkan tanggul. “Kali Buntung ini perlu direkontruksi. Dalam jangka pendek ini, kami akan segera berkordinasi dengan Pemkan Sidoarjo untuk segera membuatkan tanggul,” ucapnya

BACA JUGA :  Pemotor Asal Wage Tewas Terlindas Truk Trailer di Jalan Trosobo Taman

Meski Kabupaten Sidoarjo banyak sungai, akan tetapi tidak mampu menampung meluapnya air kiriman dari daerah lain ketika turun hujan lebat. Selain itu, banjir di Sidoarjo, saat ini merupakan banjir terparah. Sehingga terkait pengajuan dana membuat bendungan untuk solusi banjir, dirinya sangat mendukung.

“Saya mendukung rencana Pemkab Sidoarjo akan mengajukan dana ke pemerintah pusat sebesar Rp150 milliar untuk membuat tiga bendungan untuk solusi penangan banjir,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Gelar Halalbihalal dengan Insan Pers, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Kenalkan Produk Ramah Lingkungan

Sementara itu Ketua RT 18 Desa Kedungboto Kecamatan Taman, Sri Handayani menyatakan warga sudah meminta Pemkab Sidoarjo melalui Dinas PU Pengairan untuk membuatkan tanggul penahan luberan air sungai. “Sejak kemarin banjir ini menggenangi rumah warga. Kalau tidak salah ada 40 KK,” ucapnya.(alf)