SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan

Sembilan Tahun Upacara Kemerdekaan RI Diatas Tanggul Lumpur

(PORONGterkini)-Sudah sembilan tahunPeringatan HUT Kemerdekaan RI, siswa MA Khalid Bin Walid, Desa Renokenongo yang kini kontrak di Desa Glagaharum, Kecamatan Porong menggelar upacara diatas tanggul lumpur. Mereka berharap, upacara proklamasi kemerdekaan yang terakhir kalinya digelar diatas tanggul lumpur titik 42, Desa Renokenongo, Kecamatan Porong.

Sebanyak 70 siswa yang gedung sekolahnya kini sudah rata dengan lumpur itu dengan khidmat mengikuti upacara menjelang detik-detik proklamasi. “Kami berharap HUT Kemerdekaan RI yang ke 70 ini yang terakhir kalinya kita menggelar upacara diatas tanggul lumpur,” ujar Kepala Sekola MA Khalid Bin Walid, Ali Mas’ad, Senin (17/8/2015)

BACA JUGA :  Dandim 0816/Sidoarjo Imbau Kesadaran Anggota Militer dan PNS Dalam Mengamankan Wilayah

Ali Mas’ad menambahkan, bukan hanya sekedar mengenang gedung sekolah mereka yang kini sudah rata dengan hamparan lumpur kering. Namun, upacara HUT Kemerdekaan RI digelar diatas tanggul lumpur agar siswa baru tahu kalau asal muasal sekolah mereka berada dikawasan lumpur.

BACA JUGA :  Perkembangan Terkini Pencarian Bapak dan Balitanya yang Tenggelam di Sungai Mas Banjar Pertapan Taman

Meski sinar matahari mulai terik, mereka berbaris diatas tanggul dan mengikuti jalannya prosesi uoacara layaknya di halaman sekolah atau alun-alun. Usai upacara mereka juga doa bersama agar masalah lumpur bisa cepat selesai.

Ali Mas’ad mengaku, pihaknya berharap agar ganti rugi sekolah mereka segera dibayar. Dengan adanya dana talangan ini bisa menyelesaikan ganti rugi seluruh warga korban lumpur. Termasuk, aset milik yayasan Khalid Bin Walid.

BACA JUGA :  Truk Fuso Tabrak Motor di Jalan Kemasan Krian, Dua Orang Luka Serius

Sejak gedung sekolah mereka tergenang lumpur, aktivitas belajar mengajar siswa MA Khalid Bin Walid dipindah ke rumah kontrakan yang berada di Desa Glagaharum. Yayasan masih menunggu pembayaran ganti rugi kemudian akan membangun gedung sekolah baru.

Iklimatul Jazillah kelas 11 MA Kholid Bin Walid mengaku baru tahu jika sekolahnya tempat menimba ilmu dulunya berada di kawasan lumpur.(st-12)