SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Lima Tahun Bersama Saiful Ilah Politik & Pemerintahan

Saiful Ilah Ingin Wujudkan Jalan Lingkar Luar Timur Sidoarjo

image

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat meninjau pembangunan jalan baru di wilayah Waru tembus ke Masjid Al-Akbar Surabaya.

(SIDOARJOterkini)- Kondisi Sidoarjo yang semakin hari semakin macet dan pertumbuhan investasi cukup pesat, memaksa Pemkab Sidoarjo untuk menambah infrastruktur jalan. Salah satunya, rencana pembangunan Jalan Lingkar Luar Timur Sidoarjo (JLLTS). Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ingin mewujudkan itu.

Jika proyek ini selesai, diharapkan bukan hanya akan mengurai kemacetan di wilayah Sidoarjo. Namun, investasi di wilayah Sidoarjo dan Pasuruan akan meningkat. “Kita berusaha agar industri dan investasi lainnya di Sidoarjo tidak hanya di satu titik saja. Untuk itu kita siapkan infrastrukturnya, terutama jalan,” ujar Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono Laksanakan Apel Gabungan Ops Ketupat Semeru 2024

Saiful Ilah mengakui jika JLLTS merupakan program jangka panjang pembangunan di Sidoarjo. Namun, jika bisa direalisasikan dalam waktu dekat tentunya akan lebih baik. Sebab, saat ini pembangunan infrastrujtur menjadi prioritas untuk mengundang minat pengusaha berinvestasi di Kota Delta ini.

Jika JLLTS bisa segera direalisasikan, lanjut Saiful Ilah, nantinya rencana pembangunan pelabuhan di wilayah Sidoarjo timur juga terwujud. “Rencananya di wilayah Tlocor, Jabon akan dibangun pelabuhan internasional. Itu proyek jangka panjang,” tandas Saiful Ilah.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sidoarjo Ir. Sigit Setiawan mengatakan jika sudah ada pembicaraan terkait pembangunan JLLTS yang nantinya akan terkoneksi dengan tol Waru-Juanda dan MERR Surabaya. Bahkan, termasuk Runway Bandara Internasional Juanda yang juga akan dibangun disisi timur bandara yang saat ini sudah ada.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/07 Krembung Bersinergi dengan Polsek dalam Pengamanan Arus Balik Idul Fitri 1445 H

Ditanya kapan pembangunan JLLTS dilakukan?, Sigit mengaku semuanya tergantung pemerintah pusat. Namun, pihaknya dan Pemprov Jatim sudah membicarakan terkait rencana pembangunan jalan yang menghubungkan Surabaya-Sidoarjo dan Pasuruan itu.

Konsep itu sudah dimasukkan dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Sidoarjo, Perda RTRW akan berlaku sampai 2029 mendatang. Artinya, masih ada waktu cukup panjang untuk mewujudkan JLLTS tersebut.

Dalam RTRW tercantum, jika JLLTS tersebut aksesnya mulai Kecamatan Jabon yang berbatasan dengan Pasuruan melewati pesisir sampai Kecamatan Sedati yang berbatasan langsung dengan Surabaya. “Dalam RTRW, rencana jangka panjang untuk memecah kemacetan dan akses industri di Sidoarjo,” ujar Sigit Setiawan.

BACA JUGA :  Anggota Koramil 0816/11 Tark Laksanakan Pengamanan di Pos Pam Lebaran Simpang 4 Balongbendo

Dalam Perda RTRW juga disebutkan, JLLTS salah satunya untuk menopang kawasan industri di Kecamatan Jabon. Sekaligus mempermudah akses Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan. Sebab, diakui atau tidak kini kondisi jalan yang ada belum memadai untuk menampung volume lalulintas.

Dinas PU Bina Marga Sidoarjo sudah menyiapkan konsep pembangunan jalan itu. Apakah nantinya akan melewati bibir pantai atau akan ada pembebasan lahan, masih dalam perencanaan. Namun, diperkirakan panjang jalan tersebut 25 kilometer, mulai dari perbatasan Waru dengan Surabaya sampai Kecamatan Jabon yang berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan.(st-12)