SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Polres Rakor Pengamanan Natal Tahun Baru

IMG_2740
(SIDOARJOterkini) – Guna menghadapi dua agenda besar Hari Raya Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, Polres Sidoarjo menggelar rapat lintas sektoral Operasi Lilin semeru di ruang Rupatama Mapolres Sidoarjo, Kamis (17/12/2015).

Rakor yang diikuti 8 instansi terkait seperti Satlantas, Kodim 0816,Dishub, Unsur Pemkab atau Forkopimda Sidoarjo serta Perwakilan pengurus Gereja, tersebut digelar sebagai upaya menyamakan persepsi antar instansi terkait dalam hal pengamanan saat Natal dan Tahun Baru.

Menurut Kapolres Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir, Pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2015 difokuskan pada tempat ibadah, lokasi wisata, dan titik kumpul masyarakat. “Selain fokus mengamankan kegiatan ibadah pada Natal nanti, Dan juga bertepatan Pada Maulid Nabi SAW juga, Tak hanya itu kita juga fokuskan pengamanan ditempat tempat wisata menginggat juga bertepatan dengan libur sekolah. Makanya pengamanan di wilayah hukum Polres Sidoarjo perlu diperketat,” katanya.

BACA JUGA :  Lelang Parkir via Youtube Capai Rp 32 Miliar, Bupati Muhdlor: Bentuk Transparansi
BACA JUGA :  Komisi B DPRD Sidoarjo Minta Disperindag Awasi Penjualan dan Cegah Penimbunan Minyak Goreng

Dalam perayaan Natal dan tahun baru nanti, biasanya terjadi mobilisisasi massa di lokasi tertentu seperti tempat wisata, tempat ibadah, perbelanjaan dan tempat lainnya. Hal itu akan berpotensi timbunya gangguan Kamtibmas.

” Polres Sidoarjo menyiapkan 324 personil untuk pengamanan di Gereja gereja, yang nantinya di setiap Gereja minimal akan di tempatkan 2 petugas bersenjata lengkap. Kita juga akan melakukan penyisiran lokasi dengan metal detector dan mirror detector, terutama mengantisipasi ancaman terorisme di rumah Ibadah,” tutur Anwar.

BACA JUGA :  Bupati Muhdlor : Kegiatan Keagamaan Tetap Berjalan Syaratnya Menjaga Prokes

Tak hanya itu, Anwar menjelaskan, biasanya jelang Natal dan Tahun baru, Trend gangguan Kamtibmas terjadi peningkatkan terutama pada gangguan Kamtibmas seperti pencurian, penganiayaan, perkelahian dan penyalahgunaan minuman keras. Karena itu harus ada langkah antisipasi dan preventif dengan penindakan yang tepat oleh pihak Kepolisian,” pungkasnya.(myu)