SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Pilkades Serentak di 80 Desa Digelar Tahun 2016

pilkades

(SIDOARJOterkini)-Tahun 2016 nanti akan digelar pemilihan kepala desa (Pilkades) di 80 desa secara serentak.

Pilkades serentak yang akan digelar triwulan kedua ini menggunakan sistem manual. “Tahun 2016 kami belum bisa melaksanakan Pilkades secara e-voting. Butuh persiapan matang dan kami belum siap,” ujar Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa Pemkab Sidoarjo Sugeng Daryanto, Selasa (15/12/2015).

Sebanyak 80 desa yang menyelenggarakan Pilkades, sebagian besar masa tugas kadesnya sudah habis tahun 2015. Namun, belum bisa digelar Pilkades karena bersamaan dengan Pilkada Sidoarjo.

BACA JUGA :  Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Ke Seluruh Puskesmas Sidoarjo

Sugeng menyebut, sebanyak 80 desa itu akan mendapat bantuan biaya pilkades. Tiap desa mendapat dana dari pemkab sebesar Rp 75 juta sampai Rp 110 juta.

Kenapa Pilkades belum menggunakan e-voting atau sistem komputerisasi?, Sugeng menyebut biayanya terlalu besar dan butuh persiapan. Apalagi jika Pilkades digelar serentak.

Pria yang hobi masak ini menambahkan, estimasi untuk per TPS jika menggunakan e-voting butuh anggaran Rp 20 juta. Sedangkan satu desa bisa ada sampai 13 TPS.

BACA JUGA :  Koramil 0816/05 Tulangan Kawal Penyerahan Logistik Pemilu ke KPU Sidoarjo

Tentu saja jika digelar tahun 2016, tidak cukup waktu untuk persiapan. Terlebih belum ada anggarannya. “Untuk perangkat komputer saja diperkirakan menelan anggaran minimal Rp 35 miliar,” tandas Sugeng.

Belum lagi untuk biaya non teknis lainnya. Saat ini Pemkab Sidoarjo belum menganggarkan dana untuk Pilkades e-Voting.

Pemkab merencanakan pilkades e-voting tahun 2018. Tahun ini ada sekitar 61 desa yang masa jabatan kades berakhir. Kemudian tahun 2019 ada sekitar 170 desa. “Akan kita lengkapi perangkat e-voting secara bertahap,” pungkas Sugeng.(st-12)