SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020

Pilkada Sidoarjo “Bentrok”, Polres Tambah Pasukan

image

     Simulasi pengamanan Pilkada yang digelar Polres Sidoarjo.

(SIDOARJOterkini)-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo ricuh. Massa fanatik pendukung pasangan calon (paslon) yang suaranya ketinggalan atau kalah dengan paslon lain, mendatangi KPU Kab. Sidoarjo dan terlibat bentrok dengan aparat.

Bentrokan terjadi saat ratusan pendukung salah satu paslon itu tak menerimakan hasil rekapitulasi suara yang memenangkan paslon lainnya. Massa yang terus merengek dan mendobrak pintu KPU Kab. Sidoarjo, dipaksa mundur aparat.

BACA JUGA :  Kades Suko Sukodono Resmi Ditetapkan Tersangka Pungli PTSL Oleh Kejari Sidoarjo

Massa yang tak puas dengan hasil pencoblosan itu terus berkonsetrasi mengepung kantor penyelenggara pemilu itu. Massa yang berkerumun juga melempari petugas, mulai batu, air botol mineral dan lainnya.

Melihat situasi yang tidak kondusif, tambahan pasukan raimas (pengurai masyarakat) dilokasi akhirnya didatangkan. Pasukan Shabara yang tiba dilokasi, lansung mendesak mundur para demonstran.

Massa yang dari berbagai wilayah kecamatan di Sidoarjo itu, membubarkan diri setelah mobil water canon milik Polres Sidoarjo, menyemprotkan air ke titik konsentrasi massa. Diatas adalah gambaran simulasi pilkada yang diperankan oleh Polres Sidoarjo dan petugas gabungan yang siaga dalam pengaman Pilkada Sidoarjo.

BACA JUGA :  Begal Bacok Warga Tulangan Dengan Pedang di Pagerwojo Buduran, Motor Korban Digondol

Waka Polres Sidoarjo Kompol Aditya Budi Kurniawan menyatakan, operasi mantab praja delta 2015 ini untuk penanganan pengamanan Pilkada di Sidoarjo. Semua titik rawan dalam kegiatan kampanye dan lainya, sudah diantisipasi.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Sidoarjo : Kualitas Pendidikan di Sekolah Negeri dan Swasta Setara

Petugas akan terus memantau dan mengawal jalannya kegiatan yang banyak melibatkan massa. ”Kegiatan kampanye harus tetap berjalan aman dan tertib,” ucapnya Sabtu (22/8/2015).

Pasukan yang disiagakan dalam pengamanan pilkada, menerjunkan 600 personil. Tahapan-tahapan pilkada akan terus dilakukan pengamanan sampai selesei. ”Harapan kami, sukses pilkada dan berjalan aman,” tutur Aditya.(st-13)