SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Perampas Motor Karyawati Pabrik Biskuit Ternyata Sang Pacar

Karyawati pabrik biscuit sudah siuman setelah sehari tak sadarkan diri akibat dikepruk dan motor dirampas pacarnya sendiri
Karyawati pabrik biscuit sudah siuman setelah sehari tak sadarkan diri akibat dikepruk dan motor dirampas pacarnya sendiri

(SIDOARJOterkini) – Korban perampasan motor, Asri Sekar Arum (24) yang dirawat di rumah sakit Siti Khodijah, Sepanjang, Taman Sidoarjo, kini sudah siuman setelah tak sadarkan diri selama satu hari karena luka yang di deritanya di bagian rahang kiri, kepala, dan jari-jarinya,Selasa (15/12/2015).

Korban mengaku telah dikepruk kunci stang mobil oleh sang pacar berinial S-B yang dikenalnya dari salah satu Media Sosial, sebelum kejadian korban di ajak jalan-jalan ke Gading Fajar untuk membeli sepatu. Setelah membeli sepatu korban sempat diajak muter-muter oleh pelaku. Sesampai di Medaeng dekat Tol Waru Sidoarjo, korban bersama pelaku berhenti lantaran pelaku beralasan ingin buang air kecil.

Seusai buang air kecil, korban di panggil oleh pelaku lantaran akan membicarakan sesuatu terkait hubungan asmara mereka, korban dipaksa turun dari motornya dan sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku.

BACA JUGA :  Wujudkan Herd Immunity, Polsek Tarik Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Ratusan Siswa SDN 1 Gampingrowo

Korban yang tidak kuat menahan tarikan pelaku, korban selanjutnya didorong dan sempat terjatuh ke jalan, tak hanya itu, kepala korban dibenturkan ke tembok oleh pelaku dan dipukul oleh kunci stang mobil yang mengenai kepala dan bibir korban.

Korban sempat mengetahui pelaku sebelumnya telah membawa kunci stang mobil yang diselipkan dibajunya, namun kunci stang mobil tersebut ternyata di siapkan oleh pelaku untuk berniat jelek yang ingin mengusai motor serta perhiasan milik korban.

BACA JUGA :  BPBD Sidoarjo: Tiga Desa Langganan Banjir di Tanggulangin Sudah Bebas Genangan

“Saat itu kami membeli sepatu di daerah Gading Fajar, setelah itu kami muter-muter. Sampai Medaeng alasan dia mau buang air kecil setelah itu saya dipanggil dan saya di pukuli dengan stang mobil,” ujar Arum sambil menahan sakit usai menjalani operasi pada rahang kirinya.

BACA JUGA :  Dua Motor Tabrakan di Jalan Tropodo Krian, Satu Pengendara Luka Serius

Hingga saat ini aparat Polsek waru yang menangani kasus ini belum bisa memberikan keterangan resmi. Kapolsek Waru, Kompol Fathoni hanya membenarkan adanya kejadian itu, dan sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.(myu)