SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Penumpang Sepi, Sopir Angkot Ancam Demo

image

(SIDOARJOterkini)-Sopir angkot masih melihat perkembangan setelah dioperasikannya Bus Rapid Transit (BRT). Jika berimbas pada sepinya penumpang, mereka akan demo.

Sopir angkot juga konsisten menolak dan mengancam akan menggelar unjuk rasa bila uji coba ini langsung menggangu pendapatan mereka. Kami tetap menolak BRT,” ujar Koordinator angkot Joyoboyo Sidoarjo Porong (JSP), Junaedi.

Junaedi menilai BRT sebagai ancaman bagi keberlangsungan angkot. Dan, alasan Kadishub Joko Santosa yang mengatakan jumlah penumpang angkot turun sejak lama, dinilai hanyalah ingin melepas tanggung jawab.

BACA JUGA :  Ucapan Selamat HUT TNI Ke-77 Dari Forkopimka Kepada Koramil 0816/09 Krian

Sebelum ada BTS saja, angkot sudah sepi, apalagi nanti kalau ada bus. “Penumpang angkot akan tambah sepi,” tambah Junaidi.

Keberadaan BTS akan memakan sebanyak 25 trayek angkot. Ironinya, DPRD Sidoarjo seolah merestui pengoperasian bus tersebut.

Pengusaha angkot terancam gulung tikar pasca beroperasinya BTS. Saat ini, baik sopir maupun pengusaha angkot terhimpit.

BACA JUGA :  Dirgahayu TNI ke 77, Bupati Sidoarjo: TNI Milik Rakyat, TNI Adalah Kita

Pengusaha tidak bisa menekan sopir menaikkan setoran karena kondisinya memang sepi. Sopir sendiri juga kesulitan untuk memenuhi target setoran.

Junaidi mempersilahkan BTS diujicobakan untuk tiga bulan ke depan. Namun, pihaknya memastikan akan turun ke jalan kalau operasional BTS ini langsung membawa dampak buruk bagi mereka. “1500 sopir, kernet dan pengusaha angkot sudah siap unjuk rasa,” pungkasnya

BACA JUGA :  Danramill 0816/06 Tanggulangin Bersama Forkopimka Peringati HUT TNI Ke - 77

Sedangkan pemberangkatan pertama bus ini digelar di kantor Dinas Perhubungan di Jalan Raya Candi. Kemudian bus akan melanjutkan perjalanan kembali sesuai rute menuju Terminal Purabaya.

Rute yang dilewati antara lain, Larangan, Lemahputro, Jalan Pahlwan, Taman Pinang dan langsung masuk ke Tol Sidoarjo Kota. Bus tidak melewati jalur Sidoarjo-Buduran-Gedangan-Waru. (st-12