SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Pengurus DPD RKIH Sidoarjo Dilantik, Berkomitmen Membangun Ekonomi Rakyat

img-20161118-wa0029

(SIDOARJOterkini) – Guna membangun ekonomi kerakyatan Kabupaten Sidoarjo, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN), Kris Budiharjo di The Sun City Hotel, Jum’at (18/11/2016).

Usai dilantik, Ketua DPD RKIH Sidoarjo, Tri Agung Okky Hartono mengatakan bahwa pihaknya selalu mendukung segala program-program Pemkab Sidoarjo, untuk membangun kemajuan serta kesejahteraan Kabupaten Sidoarjo. “Kami akan selalu sejalan dan mendukung program-program Pemkab Sidoarjo, untuk kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” kata ucapnya.

BACA JUGA :  86.720 KPM se-Kabupaten Sidoarjo, Terima Bantuan Pangan Beras 10 Kg 3 bulan berturut-turut

RKIH ini sendiri bergerak di berbagai bidang, seperti bidang ekonomi, sosial dan budaya. Hal itu sesuai motto RKIH saat pelantikan yang bertajuk, Membangun Ekonomi Kerakyatan. “Kami akan selalu memberikan yang terbaik, dan berusaha mewujudkan kesejahteraan yang diimpikan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPN RKIH, Kris Budiharjo menjelaskan, sejak terbentuknya RKIH, dirinya berkomitmen menyukseskan pembangunan disegala bidang, khususnya ekonomi. Dibidang itu, pihaknya telah bekerjasama dengan Deputy Pembiayaan Kemendagri untuk pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada TKI.

BACA JUGA :  DPRD Sidoarjo Dorong Pemerintah Tingkatkan Program Pengentasan Kemiskinan

Selain itu, RKIH juga telah membentuk Zona Ekonomi Perbatasan (ZEP) yang bekerjasama dengan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Program itu untuk menangani kepentingan warga di sekitar perbatasan negara, yang selama ini terkesan diabaikan. Seperti di kawasan Merauke (Papua), Sambas (Kalimantan
Barat), Maluku Utara, dan Pulau Nias.

“Melalui program itu (ZEP), RKIH sudah melaksanakan program yang dinamakan Rumah Desa. Alhamdulillah, dengan program Rumah Desa,
masyarakat yang tinggal di perbatasan sudah berpenghasilan Rp 7-9 juta perbulan. Program ini juga demi mewujudkan program Nawacita ke-3 yang menjadi visi Presiden Jokowi,” tukasnya.
img-20161118-wa0030
Untuk bidang sosial, RKIH sendiri merupakan ormas yang antinarkoba. Bahkan pihaknya juga menjalani MoU dengan Mabes Polri dan BNN untuk ikut serta memerangi terhadap pelaku narkoba. “Kami sudah membangun kampung-kampung anti narkoba di seluruh indonesia, untuk menghadang penyebaran narkoba. Bahkan sebanyak 300 kader RKIH sudah di-TOT (training of trainer) langsung oleh BNN,” jelasnya.(alf)