SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Penggunaan Anggaran BTT untuk Pilkades Masih Menunggu Keputusan dari Pusat

 

Ainur Rohman  Asisten I Sekda Kabupaten Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Pelaksanaan Pilkades sampai saat ini masih belum ada kepastian, karena melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa itu juga diwajibkan menggunakan protokol Kesehatan. Sehingga dibutuhkan tambahan anggaran.

Ainur Rohman, Asisten I Sekda Sidoarjo menjelaskan sampai saat ini masih ada dua opsi metode penambahan anggaran, menggunakan BTT (biaya tidak terduga) atau menggunakan PAK di APBD.

BACA JUGA :  Gelar Sosialisasi, BPPD Ajak PWI Sidoarjo Berkolaborasi Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak

Dia menganalogikan skema penggunaan BTT itu berdasarkan pertimbangan dana Pilkada yang bisa menggunakan biaya tidak terduga itu.

“Saat ini kami masih mengajukan ke pusat untuk bisa menggunakan BTT karena Pelaksanaan Pilkades ini diundur juga akibat pandemi covid-19,” Katanya saat ditemui di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo, Selasa 23 Juni 2020.

Lebih lanjut, Ainur menuturkan penggunaan BTT menjadi salah satu opsi terbaik dalam pelaksanaan Pilkades, karena dari segi waktu dapat dilaksanakan lebih cepat dari pada menunggu PAK APBD sekitar bulan September.

BACA JUGA :  ACT Bergerak Masif Galang Dukungan Lintas Generasi untuk Kemenangan Prabowo-Gibran

“Makanya kami masih menunggu keputusan dari pusat,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD), Fredik Suharto menjelaskan pelaksanaan Pilkades dibutuhkan tambahan anggaran sekitar 20 Miliar. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan Pilkades yang juga harus menetapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Lestarikan Permainan Tradisional, Mahasiswa PMM Jadi Relawan di Kampung Lali Gadget

Dia merinci jika tambahan anggaran untuk Pilkades menggunakan BTT maka dimungkinkan pelaksanaan pencoblosan dapat dilaksanakan bulan agustus, sedangkan kalau menggunakan PAK paling cepat waktu pencoblosannya di bulan Oktober

“Kami masih menunggu keputusan dari pusat, apakah diperbolehkan menggunakan BTT, atau harus menunggu PAK APBD,” jelasnya.(pung/cles)