SIDOARJO TERKINI
Indeks

Pendapatan Kecil, Dewan Minta Dinas Pasar Dibubarkan

(SIDOARJOterkini)-Kinerja Dinas Pasar dalam beberapa tahun terakhir menjadi
sorotan dewan. Pasalnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh
dari sektor pasar selama ini terlalu kecil tidak sebanding dengan
pengeluaran.

Untuk itulah, kalangan dewan mengusulkan agar Dinas Pasar Dibubarkan
dan segera dibentuk Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Diharapkan,
pengelolaan pasar bisa profesional dan pendapatannya lebih besar.

Dalam setahun, pendapatan dari sektor pasar hanya Rp 11,5 miliar.
Sedangkan untuk pembiayaan yang dikeluarkan oleh Dinas Pasar dalam
setahun Rp 23 miliar. “Lebih besar pasak daripada tiang. Pengeluaran
besar, pendapatan kecil,” ujar anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Khoirul
Huda.

BACA JUGA :  Tim Wasev Kunjungi Lokasi TMMD ke 114 Kodim 0816/Sidoarjo

Anggaran dinas tersebut, dalam Rancangan APBD 2016 masih defisit
karena belanja tahunan mencapai Rp 23 miliar. Sementara Dinas Pasar
mematok target pendapatan hanya sebebsar Rp 11, 5 Miliar.

Masih kata Khoirul Huda, kondisi serupa juga terjadi pada tahun
anggaran 2015 lalu, yang defisit Rp 13 Miliar karena kala itu hanywpid-1431488610630.jpga
mendulang pendapatan Rp 10 Miliar. “Karena itu kami mewacanakan
dibentuknya PD Pasar untuk mengelola pasar-pasar tradisional di
Sidoarjo,” harapnya.

BACA JUGA :  Layanan Bus Gratis Dari H Ipong Muchlisoni Untuk Warga Surabaya-Sidoarjo

Politisi Partai Golkar ini menyebut, ada dua alasan mendasar wacana
pembentukan PD Pasar. Pertama untuk meningkatkan pelayanan yang
diharapkan berujung meningkatnya pendapatan. Dengan PD Pasar,
diharapkan minimal bisa mendulang pendapatan untuk bisa memenuhi
kebutuhannya sendiri dan targetnya bisa menambah pundi-pundi PAD
Kabupaten Sidoarjo.

Ketua Fraksi Golkar Bintang Persatuan DPRD Sidoarjo ini menjelaskan,
keberadaan PD Pasar nantinya diharapkan bisa meningkatkan pelayanan
dengan mulai membenahi kondisi pasar tradisional yang kumuh menjadi
setara dengan pasar modern. Dengan demikian, 18 pasar yang ada bisa
menarik minat masyarakat belanja ke pasar tradisional. “Dengan begitu,
pendapatan pedagang pasar juga meningkat. Paling tidak bisa memenuhi
biaya sendiri, tidak defisit seperti saat ini,” ungkap Khoirul Huda.

BACA JUGA :  Runner Up Pengelolaan Anggaran, Kakanwil Apresiasi Capaian Lapas Surabaya

Wacana pembentukan PD Pasar telah disampaikan melalui pandangan umum
fraksi-fraksi di DPRD Sidoarjo, termasuk Fraksi Golkar Bintang
Persatuan, kala rapat paripurna pembahasan RAPBD Tahun 2016, pekan
kemarin. Bahkan, dewan periode sebelumnya sudah mengusulkan PD Pasar,
namun sampai sekarang belum bisa direalisasikan. (st-12)