SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kualitas dan Kapasitas Aparatur Pengelolaan Keuangan Daerah

 

 

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tingkatkan kualitas serta kapasitas 144 orang aparatur pengelolaan keuangan daerah. Mereka berada dibagian perencanaan penganggaran serta bagian pelaksanaan dan penatausahaan keuangan dan bagian pengelolaan barang milik daerah. Ratusan orang ASN itu dibekali Bimbingan Teknis/Bimtek pengelolaan keuangan dan barang milik daerah di hotel Ciputra Word Surabaya, Rabu, (15/3).

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP dalam sambutannya membuka kegiatan tersebut mengatakan pelaporan keuangan dan barang milik daerah harus lebih baik dari sebelumnya. Meski saat ini ia melihat sudah banyak peningkatan kualitas pelaporannya. Namun hal seperti ini menurutnya harus terus ditingkatkan. Dengan begitu capaian opini WTP atas hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah/LKPD Kabupaten Sidoarjo akan dapat dipertahankan. Oleh karenanya kualitas serta kapasitas aparatur pengelolaan keuangan daerah penting diupgrade.

BACA JUGA :  Menteri Perdagangan Musnahkan 824 Bal Pakaian Bekas Impor Senilai Rp 10 Miliar di Komplek Pergudangan Desa Jabaran Balongbendo
BACA JUGA :  Danramil 0816/15 Sukodono dan Anggota Ikuti Acara Tahlilan dan Do’a Peringatan 1 Tahun Wafatnya Alm. Sertu Eka

“Tugas yang berat hari ini adalah mempertahankan opini WTP kita, kalau kita berhasil, Kabupaten Sidoarjo akan mampu mempertahankan WTP berturut-turut untuk yang ke sepuluh kalinya,”sampainya.

Bupati mengatakan Kabupaten Sidoarjo telah berhasil mencapai opini WTP sembilan kali berturut-turut. Untuk pelaporan tahun ini ia berharap capaian opini WTP Kabupaten Sidoarjo dapat dipertahankan. Menurutnya capaian opini WTP penting sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengelola APBD secara transparan dan akuntabel. Capaian tersebut juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat atas pelaporan keuangan negara.

“Dengan Bimtek ini menambah kapasitas, memastikan bahwa secara administratif pelaporan, perencanaan maupun penyajian data ini akan linier sampai akhir,”ujarnya. (cles)