SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020 Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Pemerintah Diminta Memperhatikan Petani Jamur 

 

(SIDOARJOterkini) – Para petani jamur Beciro, memiliki produksi yang melimpah. Tetapi ironisnya, sering kali mereka merugi lantaran adanya jamur luar Sidoarjo yang dijual lebih murah.

Wardoyo  pemilik usaha dan Petani Jamur kepada Dwi Astutik, mengutarakan mulai tahun 2009 dia dan beberapa orang lainnya merintis usaha budidaya jamur di Beciro lewat CV Surya Mandiri Mushroom.

Dia mengaku jika, produksi jamur yang dia hasilkan harus bersaing di pasar lokal karena ada jamur yang datang ke Sidoarjo dengan harga yang lebih murah.

BACA JUGA :  Warga Sidoarjo Ini Kecewa, Sudah Bayar Lunas Tapi Belum Terima Rumah

“Datangnya jamur dari luar daerah Sidoarjo dengan harga  yang lebih murah yakni Rp.5 ribu ini mematikan pasaran jamur di Sidoarjo,”tukasnya.

Karena  jika petani jamur Sidoarjo menjual dibawah harga  Rp.10 ribu perkilo akan merugi. Sementara konsumen pasti akan memilih harga yang lebih murah.

“Kami berharap ada regulasi, yang mengatur   pengawasan harga, setiap barang yang masuk ke Sidoarjo, sehinga kami tetap bisa bersaing dipasaran,”imbuhnya.

Pihaknya juga menyebut ada Over panen jamur yang biasanya diolah oleh warga menjadi jamur krispi hingga olahan lainnya juga  mengalami kesulitan pemasaran.

BACA JUGA :  Usai Gagal Tanam, Petani Gempolsari Tanggulangin Terima Bantuan Bibit Padi 

Sementara itu, Cawabup nomor 3 Dwi Astutik, menyampaikan potensi petani jamur di Beciro ini patut menjadi perhatian dia   dan  Kelana sebagai bagian dari upaya memajukan dan menguatkan UMKM.

“Untuk overpanen mestinya bisa dimaksimalkan dengan ikhtiar mengolah jamur menjadi olahan lain seperti kripik, hingga makanan berbahan dasar jamur lainnya,”tutur Dwi Astutik.

Mengolah jamur yang overproduksi pastinya membutuhkam Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. SDM yang mumpuni lanjutnya akan membantu meningkatkan pemasaran. SDM yang unggul akan menghasilkam produk yang berkualitas dan kemasan yang menarik untuk meningkatkan angka penjualan.

BACA JUGA :  Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalan Ngaban, 16 Pelanggar Terjaring

“Saya sudah datang kesini dan meninjau kondisi petani jamur. Dan nanti jika saya dan Pak Kelana diamanahi ke Pendopo, akan menguatkan potensi jamur di Beciro, selain itu,  akan menguatkan pemasaran hasil olahannya. Dengan memanfaatkan digital marketing,”pungkas Dwi Astutik (st-12/cles)