SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020

Pak Tjip Beberkan Kenapa Pilih Maju Cabup dan Pisah dengan Saiful Ilah

image

            HMG. Hadi Sutjipto

(SIDOARJOterkini)- “Saya maju cabup tentunya dengan restu kyai, setelah melihat desakan kader muda PKB, Pak Saiful berpasangan dengan kader muda PKB. Daripada di internal PKB ada perpecahan saya lebih baik mundur dari cawabup,” ujar cabup HMG. Hadi Sutjipto.

Pria yang kini masih menjabat Wakil Bupati Sidoarjo itu menjelaskan, dia selama ini tetap setia kepada Saiful Ilah dan PKB. Bahkan, tidak ada niatan untuk maju sebagai cabup. “Saya lebih berpikir tetap diteruskan SUCI II,” harapnya.

BACA JUGA :  Pencuri di Sukodono Berhasil Kabur Dengan Ledakkan Bom Bondet Saat Ditangkap Warga

Hadi Sutjipto akhirnya pamitan ke Saiful Ilah dan minta restu untuk maju sebagai cabup dan ingin bersaing dengan sehat dan sportif. Sebab, bagaimanapun juga Saiful Ilah dimata Pak Tjip tetap orang baik dan sampai saat ini tidak ada masalah dengannya.

Terkait tudingan jika dia sejak awal ingin maju sebagai cabup?, Hadi Sutjipto kembali lagi menegaskan jika tidak ada niatan seperti itu. Tapi dia yakin jika semuanya harus dilalui seperti ini.

BACA JUGA :  Disaksikan Irjen, Satker Pemasyarakatan Korwil Surabaya Deklarasikan Pelayanan PASTI dan BerAKHLAK

Kepada setiap orang yang bertanya apakah akan maju cabup, Hadi Sutjipto mengaku tetap berharap SUCI diteruskan.

Dia mengaku tetap akan hormat kepada Saiful Ilah dan tetap berkeinginan PKB menjadi besar. Bahkan dia tidak ingin terprovokasi adanya rumoh atau ucapan yang ingin memperkeruh suasana.

Menjelang Pilkada Sidoarjo, banyak partai yang berkomunikasi dengan Pak Tjip dan ingin mengusungnya. Namun, semua itu tidak menggoyahkan hatinya untuk tetap bertahan bersama Saiful Ilah melalui PKB.

BACA JUGA :  Kuliner Baru Mie Gragas Siap Saingi Gacoan

Bahkan, ketika desakan datang dari kader muda agar Saiful Ilah menggandeng kader muda, dia tetap mendaftar cawabup ke PKB. Namun, detik-detik menjelang turunnya rekom akhirnya Pak Tjip memilih mundur dan maju sendiri sebagai cabup setelah mendapat restu dari Kyai. (st-12)