SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020

Nasdem Laporkan Pamflet dan APK Bermasalah ke Panwas

Kader Nasdem Sidoarjo mendatangi Kantor Panwas melaporkan pelanggaran pamflet dan APK siluman
Kader Nasdem Sidoarjo mendatangi Kantor Panwas melaporkan pelanggaran pamflet dan APK siluman

(SIDOARJOterkini)- Pilkada Sidoarjo mulai memanas. Kali ini, kader Partai Nasdem Sidoarjo mendatangi kantor Panwaslu Sidoarjo, Selasa (1/12/2015). Mereka melaporkan sejumlah indikasi kecurangan dan pelanggaran yang terjadi dalam proses Pilkada Sidoarjo.

Pelanggaran yang dilaporan diantaranya mengenai pamfletpamflet bermasalah. Isi pamflet yang dicetak KPU untuk pasangan calon nomor urut 1, namun dibelakangnya berisi visi pasangan calon nomor urut 3.

Bukan hanya itu pamflet pasangan nomor urut 2 dibelakangnya berisi visi misi pasangan calon nomor 3. Selain itu, juga melaporkan soal adanya sejumlah spanduk dukungan yang dianggap sebagai Alat Peraga Kampanye (APK) siluman.

BACA JUGA :  Lelang Parkir via Youtube Capai Rp 32 Miliar, Bupati Muhdlor: Bentuk Transparansi

APK siluman itu berapa diantaranya di pasangan di Ponti, pojok Taman Pinang Indah, dan Jalan Mojopahit, Sidoarjo. Sejauh ini belum ada tindakan apa-apa dari pihak terkait.

Ketua Bidang Politik dan Pemerintah, DPC Nasdem Kabupaten Sidoarjo, Sugeng Budi Santoso mengatakan pamflet itu pengadaannya menggunakan uang negara. Seharusnya disortir dan dicek dulu oleh KPU sebelum diterima dari rekanan Kudus Jawa Tengah.

BACA JUGA :  RSUD Krian Buka Perekrutan Pegawai Medis dan Non Medis, Berikut Penjelasannya

Pamflet sudah dibagikan ke seluruh Paslon. “Kalau ada salah cetak itu kami menduga ada unsur kesengajaan. Kenapa kok tidak di cek terlebih dulu,” ujar Sugeng.

Untuk itu, pihaknya meminta KPU melaksanakan cetak ulang dan menarik pamflet ke seluruh pasangan calon yang dianggap salah cetak itu.

Sugeng menambahkan spanduk dan baliho dukungan yang beberapa hari terakhir dipasang di lokasi-lokasi strategis yang berisi gambar incumbent nomor urut 3 harus segera ditertibkan Panwaslu dan Satpol PP Pemkab Sidoarjo.

BACA JUGA :  Ajak UKM Bangkit dari Pandemi, Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke

Tidak hanya itu, Sugeng juga meminta KPU mengajak seluruh pasangan calon dan tim suksesnya untuk mengecek dan mensortir seluruh surat suara. Hal ini disebabkan surat suara selama ini tiba di KPU sudah dalam bentuk lipatan.

Ketua Panwaslu Sidoarjo, Ulul Azmi mengaku bakal menindaklanjuti dengan cara mengkaji semua isi laporan itu. “Akan kami kaji dulu sebelum meneruskan rekomendasi atas laporan itu,” tegasnya. (st-12)