SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Mobil Camat Sidoarjo Kota Nyaris Menjadi Sasaran Amuk Warga Saat Akan Melintas Blokade Jalan di Desa Kemiri

Camat Sidoarjo Kota Imam Mukri Afandy (Baju batik hijau) saat menemui warga (foto : Boy ST)

(SIDOARJOterkini) – Suasana mencekam terlihat di beberapa akses yang dijadikan tempat berkumpulnya warga Kemiri yang melakukan blokade jalan untuk mempertahankan aset desanya menyusul rencana eksekusi Kantor desa Kemiri Kecamatan Sidoarjo Kota oleh Pengadilan Negeri Sidoarjo, Selasa 22 Desember 2020.

Ratusan Warga yang bersenjatakan bambu runcing dan pentungan mencegat semua kendaraan yang akan masuk desa Kemiri. Sampai-sampai mobil camat Sidoarjo Kota Imam Mukri Afandy nyaris menjadi sasaran emosi warga saat akan menemui para peserta aksi.

“Woey itu mobil  pak camat, biarkan masuk,”ungkap salah satu warga mengingatkan warga yang lain.

BACA JUGA :  Masyarakat Patuhi Aturan, Malam Takbir Idul Fitri di Sidoarjo Kondusif

Camat Sidoarjo kota Imam Mukri akhirnya berjalan kaki menemui para warga yang melakukan aksi.

“Perlu saya jelaskan, pihak kecamatan Sidoarjo kota, Pemdes Kemiri termasuk Kabupaten Sidoarjo adalah pihak yang tergugat,”ujar Imam Mukri di hadapan Warga.

Diungkapkan Imam, pihaknya selaku pimpinan wilayah kecamatan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Polresta Sidoarjo yang telah peduli memfasilitasi untuk mempertemukan dengan pihak terkait untuk membicarakan masalah itu.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Imbau Disiplin Protokol Kesehatan Dipatuhi Saat Libur Lebaran

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Kapolresta Sidoarjo yang telah peduli untuk melakukan mediasi dengan pihak-pihak terkait masalah ini,”ucap Imam Mukri.

Lebih jauh disampaikannya, semalam (21/12) Wakapolresta telah diutus oleh pak Kapolresta Sidoarjo untuk datang langsung dan melakukan pembicaraan dengan pihaknya.

“Dan pihak Polresta Sidoarjo bersedia menjadi mediator untuk penyelesaian masalah ini,”tuturnya.

Dirinya menegaskan, sesuai pembicaraan dengan pihak Polresta Sidoarjo, rencana eksekusi yang direncanakan akan dilakukan kembali ditunda.

BACA JUGA :  Kapolda Jatim Imbau Disiplin Protokol Kesehatan Dipatuhi Saat Libur Lebaran

“Pun demikian, warga tetap akan siaga menjaga aset yang akan dieksekusi sampai dengan diterbitkannya surat resmi dari PN Sidoarjo,”pungkasnya.

Dari pantauan SIDOARJOterkini.com, penjagaan di akses menuju desa kemiri tetap dilakukan oleh warga. Blokade warga masih berlangsung dan terlihat semakin diperketat.(cles)