SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Mobdin Kades Diusulkan Tahun 2013, Direspon Bupati Jelang Pilkada

image

Ilustrasi

(SIDOARJOterkini)- Sebenarnya, mobil dinas untuk Kades sudah diusulkan tahun 2013 lalu. Namun, kenapa baru direspon sekarang oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, ketika menjelang Pilkada Sidoarjo 2015.

Lalu siapa yang mengusulkan agar kades diberi mobdin?. Tahun 2013 lalu Fraksi Hanura dan Gerindra DPRD Sidoarjo mengusulkan agar Kades dan lurah se Kabupaten Sidoarjo diberi Mobdin. Usulan itu disampaikan saat Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggung jawaban APBD 2012 di gedung dewan.

Fraksi Hanura Gerindra mengusulkan agar kades dan lurah diberi mobil dinas berdasarkan kinerja. Sebab, Kades dan lurah merupakan ujung tombak pemerintahan paling bawah. “Jadi sudah saatnya Kades dan lurah mendapat mobil dinas,” ujar Ketua Fraksi Hanura Gerindra I Wayan Dendra kala itu.

Jika usulan itu disetujui, dana untuk pengadaan mobil Kades dan lurah bisa dianggarkan tahun 2014. Atau bila memungkinkan bisa dianggarkan dalam PAK APBD 2013.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo: Narrative War, Santri Bisa Menjadi Agen Perubahan Bermedsos Positif

Menurut Wayan, fraksinya melihat APBD Sidoarjo cukup besar, bahkan kala itu mencapai Rp 2,6 triliun. Dana itu sebagian digunakan untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan dan pembangunan Sidoarjo.

Untuk pengadaan mobdin Kades dan lurah, menurut Wayan tidak akan mengganggu pos anggaran lainnya. Sebab, berdasarkan penggunaan anggaran tahun ini dan sebelumnya, masih cukup banyak anggaran yang bisa digunakan untuk anggaran mobdin kades dan lurah.

BACA JUGA :  Tabrakan Motor dan Mobil di Bypass Balongbendo, 2 Gadis Kembar Alami Luka Serius

Ketika ditanya jenis mobil apa yang cocok untuk kades?, Wayan mengaku jenisnya bisa dipilih yang bagus dengan harga Rp 100 jutaan atau maksimal Rp 150 juta. “Sekarang kan banyak mobil harga dibawah seratus juta. Tidak banyak kok kebutuhannya,” tandasnya.

Saat ini jumlah Kades dan lurah se Kabupaten Sidoarjo sebanyak 353. Jika mobdin yang disediakan harganya Rp 100 sampai Rp 150 juta dibutuhkan dana sekitar 3p 35 sampai 55miliar.

Bukan hanya mobdin untuk Kades dan lurah, Fraksi Hanura Gerindra juga mengusulkan Sekretaris Desa (Sekdes) juga diberi kendaraan dinas berupa sepeda motor.” Kades dan Sekdes itu kan pucuk pimpinan di desa. Jadi untuk operasional sudah pantas jika diberi mobdin,” tambah Didik Budi Santoso, juga anggota Fraksi Hanura Gerindra kala itu.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Lakukan Pendampingan Pembagian BLT-DD Sawocangkring

Didik mencontohkan untuk pejabat sekelas Camat mendapat mobdin. Sedangkan kades yang lingkup kerjanya di desa dan tak mengenal waktu hanya diberi kendaraan dinas berupa sepeda motor. Padahal, mereka setiap kali dibutuhkan harus siap sedia.

Terkait teknis pembelian mobdin Kades dan lurah, lanjut Didik disesuaikan dengan aturan yang ada. Anggaran bisa dimasukkan dalam APBdes yang dikelola oleh desa. Kalau memang memungkinkan bisa disediakan oleh dinas terkait untuk pengadaan mobdin itu. (st-12)