SIDOARJO TERKINI
Advertorial Ekbis Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Politik & Pemerintahan

Meningkatkan Perekonomian Pelaku UKM Melalui Pemasaran Online dan Offline

Penulis : Diky Putra Sansiri

Gambar 1 Dokumentasi Bersama Bapak Ahmad Hermansyah selaku Ketua RT 11

SIDOARJO, Jawa Timur – Munculnya virus Corona pada akhir tahun 2019 lalu telah mempengaruhi kehidupan mitra penjual donat dan penjual lontong mie, terutama pada sektor ekonomi. Mereka tetap berjuang ditengah pandemi yang menerjang.

Selama pandemi mereka mengalami penurunan pendapatan dan akhirnya berdampak pada kurangnya biaya untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Seperti halnya yang dirasakan mitra penjual donat dan penjual lontong mie, kebijakan – kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah masih dirasa memberatkan untuk mengembalikan ekonomi seperti semula. Pembatasan – pembatasan yang masih dilakukan membuat pelaku UKM sulit untuk berkembang demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya.

Pada situasi pandemi covid-19 saat ini, sebagai salah satu perguruan tinggi yang ada di Indonesia, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) berbeda dengan kuliah kerja nyata sebelumnya, yang biasanya dilaksanakan secara berkelompok namun kini dilakukan secara individual. Mengingat situasi dan kondisi yang mengharuskan berbagai kegiatan dilakukan secara tidak berkerumun untuk mengurangi penyebaran virus covid-19.

Diky Putra Sansiri selaku penulis, sebagai salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dengan bimbingan Ibu Dewi Sri Andika Rusmana S.I.Kom., M.Med.Kom selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL R-06) kegiatan kuliah kerja nyata, penulis dan dosen pembimbing berpartisipasi dalam program KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang dilakukan di Jalan Kenangan, Desa Ambeng – Ambeng RT 11 RW 03, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan KKN kali ini mengusung tema percepatan pemulihan ekonomi.

BACA JUGA :  Percepatan Pemulihan Ekonomi, Pemkab Kucurkan Anggaran Rp 600,9 Miliar Untuk Desa di Sidoarjo
Gambar. 2 Dokumentasi bersama mitra penjual donat saat membimbing cara memasarkan produk melalui online.

Setelah melakukan pengamatan di lingkungan Jalan Kenangan RT 11, penulis membantu mitra penjual donat dan penjual lontong mie dengan program yang dijalankan yakni meningkatkan perekonomian pelaku UKM penjual donat dan penjual lontong mie warga Jalan Kenangan, Desa Ambeng – Ambeng RT 11. Dampak covid-19 mengakibatkan penghasilan mereka turun, yang biasanya masih banyak anak sekolah lalu lalang membeli dagangan, kini berangsur sepi dikarenakan sekolah yang tak kunjung masuk.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo Akan Pertahankan Pengusaha Dengan Permudah Perijinan dan Perkuat UMKM di Sidoarjo

Penulis mengawali kegiatan dengan meminta ijin kepada Bapak Ahmad Hermansyah selaku Ketua RT Jalan Kenangan RT 11. Tepatnya pada tanggal 7 Desember 2020. Bapak RT pun cukup senang dengan apa yang akan dilakukan Penulis. Penulis mengabdikan diri kepada mitra UKM penjual donat dan penjual lontong mie dengan tujuan membantu supaya perekonomian meningkat. Setelah dilakukan pengamatan ternyata masih belum ada tanda pengenal dan pemasaran online yang dilakukan oleh mitra. Dalam 12 hari pengabdian , penulis membantu mitra dalam hal mendesain dan membuatkan banner, stiker dan logo kantong plastik sebagai tanda pengenal yang dikemas dalam pemasaran melalui offline.

Mendesain banner, stiker dan logo kantong plastik telah selesai, kemudian dilanjut dengan pemasangan banner. Dengan adanya banner, stiker dan logo kontong plastik membuat pelaku UKM mengerti akan pentingnya identitas brand melalui banner, stiker, dan kantong plastik supaya memudahkan konsumen mengerti dengan apa yang mereka jual. Dengan belum adanya Instagram, penulis membuatkan instagram dan membimbing cara memasarkan melalui instagram.

BACA JUGA :  Polisi Amankan Pemilik Pabrik Krupuk Tahu Berbahan Borak di Pagerngumbuk Wonoayu

Selain itu, menunjukkan kepada konsumen bahwa lontong mie dan donat dapat dipesan melalui online, juga membimbing cara memasarkan produk melalui marketplace sebagai upaya mempromosikan produk ke masyarakat luas yang dikemas dalam pemasaran melalui online. Memberi ide menarik kepada mitra, seperti free ongkir wilayah tertentu, beli 9 gratis 1 sebagai upaya menarik minat konsumen. Berbagai upaya dilakukan guna memberikan hasil yang maksimal. Kini kegiatan KKN telah usai, kegiatan yang dilakukan yakni pengabdian KKN dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang dilaksanakan oleh penulis membuahkan hasil dari segi pemasaran yang luas, berdampak pada peningkatan perekonomian mitra.