SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Massa PDI-Perjuangan Luruk Polres, Minta Kades Banjar Asri Dihukum Setimpal

Massa PDI Perjuangan saat  mendatangi Mapolres Sidoarjo
Massa PDI Perjuangan saat mendatangi Mapolres Sidoarjo

(SIDOARJOterkini)-Tidak terima bendera partainya dibakar oleh Kades Banjar Asri, Kecamatan Candi, Muchlison. Ratusan kader PDI-Perjuangan mendatangi Polres Sidoarjo, Rabu (25/11/2015)

Mereka menuntut agar Muchlison dihukum berat. Karena, selain telah menghina martabat partai, sebagai Kades dia tidak bisa dijadikan tauladan.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan Muchlison diinapkan di Mapolres Sidoarjo. “Muchlison kita inapkan di Mapolres terhitung hari ini Rabu (25/11),” ujar Wakapolres Sidoarjo, Kompol Aditya Puji Kurniawan.

BACA JUGA :  Berawal Hubungan Kerja, Pria Sukodono Nikahi Bule Australia

Aditya menegaskan diinapkan ini artinya bukan ditahan. Semata-mata untuk melindungi terlapor (Muchlison) agar aman dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihaknya khawatir, kondisi Desa Banjar Asri tidak kondusif jika kades tetap berada di rumahnya. Keputusan diinapkan ini, juga untuk sedikit meredam emosi kader PDIP yang tidak terima atas tindakan pembakaran bendera partainya.

Sedangkan posisi Muchlison saat ini masih terperiksa, belum tersangka. Kendati demikian, penahanan akan langsung dilakukan jika dalam pemeriksaan Muchlison terbukti melakukan pembakaran bendera PDIP tersebut.

BACA JUGA :  Begal Bacok Warga Tulangan Dengan Pedang di Pagerwojo Buduran, Motor Korban Digondol

Sedangkan Ketua DPC PDIP Sidoarjo, Tito Pradopo yang ikut bersama ratusan kader PDIP ke Polres menjamin tidak akan bertindak anarkis terhadap Muchlison. Kedatangan ratusan kader PDIP Sidoarjo ke Mapolres ini semata-mata sebagai bentuk pengawalan kasus pembakaran bendera.

Menurutnya, bendera tersebut bukan sekedar kain melainkan simbol partai. “Kami tidak akan anarkis terhadap yang bersangkutan (Muchlison). Yang kami lakukan ini sebagai bentuk dukungan moril kepada pihak polisi untuk memroses kasus ini sampai tuntas,” tandas Tito.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Sidoarjo : Kualitas Pendidikan di Sekolah Negeri dan Swasta Setara

Ratusan kader PDIP datang ke Mapolres Sidoarjo mulai pukul 10.00 WIB. Dengan menggunakan truk dan membawa atribut partai berlambang banteng moncong putih, beberapa koordinator berorasi menuntut kades dihukum berat. Muchlison juga diminta agar menanggalkan jabatannya sebagai kades.(st-12)