SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Olahraga Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Mangkrak Satu Tahun, Pembangunan Wisma Atlet Akan Dilanjutkan, Anggarannya Segini…

 

(SIDOARJOterkini) – Proyek pembangunan wisma atlet yang sempat mangkrak akan dilanjutkan lagi.

Gedung yang terletak di Jalan Pahlawan I itu sudah mendapatkan alokasi anggaran, Rp 28 Milyar pada APBD 2021 ini.

Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sidoarjo menargetkan, tahun ini (2021, red) harus selesai. Agar dapat segera digunakan untuk menunjang prestasi atlet kota delta.

“Kami berharap tahun ini sudah dapat di operasionalkan. Kami sudah anggarkan Rp 28 Milyar untuk menuntaskan pembangunan,” Katanya saat dikonfirmasi, Kamis 21 Januari 2021.

Sementara, Djoko Supriyadi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo mengatakan keberadaan wisma atlet memang sangat dibutuhkan.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah : Bupati Harus Cari Formula Agar Pengusaha Tak Pindah dari Sidoarjo

Sebab, Kabupaten Sidoarjo sudah memiliki Venue olahraga yang berskala nasional bahkan Internasional, yaitu Kawasan GOR Sidoarjo.

“Puslatda maupun puslatnas para atlet juga sering di Sidoarjo. Makanya, keberadaan wisma atlet sangat penting,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jaya Terra Group Kembangkan Perumahan Dekat Bandara Juanda

Keluhan tentang fasilitas tempat tinggal sementara bagi atlet ataupun pelatih memang kerap muncul ketika ada event olah raga di Sidoarjo.

Karena itu, adanya wisma atlet diharapkan dapat semakin menunjang kebutuhan para atlet ataupun pelatih. Sehingga olahraga di Sidoarjo dapat semakin berkembang pesat.

Seperti yang diketahui, pembangunan wisma atlet sudah dikerjakan pada tahun 2019, dengan sokongan anggran, Rp 13,4 Milyar.

BACA JUGA :  Rangkaian HUT 45 DLU, Gelar Bakti Sosial di Yayasan Panti Asuhan Insanul Kamil Al-Khaer Waru-Sidoarjo

Pada tahun 2020 kemarin, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebenarnya juga sudah mengalokasikan anggaran Rp 28,4 Milyar. Untuk menyelesaikan pembangunannya.

Akan tetapi, dengan adanya pandemi covid-19, anggaran tersebut gagal terserap. Karena terkena refocusing penangan covid-19 (pung/cles).