SIDOARJO TERKINI
Gaya Hidup & Romantika Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Politik & Pemerintahan

LANTUM (Layanan Tujuh Menit) Inovasi Baru Atasi Keluhan Pelayanan Pertanahan Warga Surabaya II

 

Penulis : Elvira Nur Oktavia
Mahasiswa Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Inovasi dari pelayanan pertanahan LANTUM yang ada di surabaya disini yang sebagai acuan adalah good governance, mengapa bisa dikatakan begitu ? karena sebagai acuan bagi setiap negara dalam membentuk tata pemerintahannya.

Dari penjelaskan yang ada diatas maka diperlukan peran dari pemerintah untuk dapat menyelenggrakan kegiatan di pemerintah dengan baik sehingga tidak ada perbedaan dari perlakuannya dikhususkan dalam hal pemberian pelayanan publik. faktanya hingga saat ini masih sering terjadi permasalahan terkait dalam pelayanan publik yang diterima oleh masyarakat dan menimbulkan ketidak puasan terhadap kinerja pemerintah. Masalah ini dapat diketahui melalui laporan pengaduan dari masyarakat di setiap tahunnya hingga saat ini dikatakan masih meningkat rendahnya dari kualitas pelayanan ini merupakan dari salah satu faktor yang mempengaruhi ketidakpuasan masyarakat dalam pelayanan publik yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Dari laporan – laporan tersebut akhirnya warga Surabaya melakukan gebrakan baru inovasi baru supaya masyarakatnya tidak merasa kecewa dengan pelayanan dan inovasi ini adalah LANTUM “ Layanan Tujuh Menit “ menarik bukan ? LANTUM ini merupakan sebuah inovasi pelayanan pertanahan yang dilaksanakan dengan cepat, karena layanan yang diberikan ini dapat selesai hingga 7 menit, inovasi dari pelayanan ini sudah menerapkan di sistem manajemennya hal ini dilakukan guna untuk mengatasi permasalahan terkait dalam hal peningkatan keluhan masyarakat dalam hal pelayanan publik di kantor pertanahan kota Surabaya II.

Ditemukan fakta, di kantor pertanahan kota Surabaya ini memerlukan waktu yang lama karena pihak aparat dari kantor pertanahan tersebut membutuhkan waktu untuk pencarian buku tanah fisik hal ini merupakan bagian dari proses penyelesaian dari pelayanan hal ini disebabkan karena keterbatasan sumber daya manusia.

BACA JUGA :  Indah Kurnia Anggota Komisi XI DPR RI : Sosialisasi dan Edukasi Waspada Pinjol Ilegal Harus Terus Dilakukan

Keuntungan dari program LANTUM ini sendiri lebih mempermudah pencarian buku sudah menjadi digital pelayanan lebih praktis, cepat dan efesien. Inovasi layanan tujuh menit (LANTUM) dilaksanakan untuk wilayah kecamatan tertentu dari wilayah kerja Kantor Pertanahan Kota Surabaya II, hal tersebut tercantum dalam Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya II Nomor 178/KEP-35.80 / XI/ 2014 tentang penggunaan buku tanah fisik dalam kegiatan pemeliharaan data pendaftaran tanah di wilayah yang telah ditetapkan pengesahan penggunaan buku tanah digital.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Berikan Bantuan Modal Bagi Peserta Pelatihan Kerja Yang Lulus Kompetensi

Sebagaimana sebelumnya pelayanan dilakukan secara manual dengan mencari buku tanah fisik yang ada dikumpulan kumpulan buku tanah fisik namun dengan mengadopsi sistem digital buku tanah fisik tersebut dipindah (scan) lalu disinkronisasi dengan data base pertanahan nasional.

Inovasi LANTUM yang berasal dari kembali melalui dibawa ke pusat. Awal mulanya inovasi Lantum tersebut berasal dari potensi yang dimiliki oleh Kantor Pertanahan Kota Surabaya dalam menciptakan suatu hal yang baru agar pelayanan publik yang ada menjadi lebih efisien dan efektif,dari potensi yang dimiliki tersebut muncullah inovasi LANTUM karena Kantor Pertanahan Kota Surabaya II merupakan lembaga di daerah yang terintegrasi dengan Badan Pertanahan Nasional maka segala hal yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan pihak Badan Pertanahan Nasional memiliki peran untuk ikut dan meskipun dari pihak Badan Pertanahan Nasional belum membuatkan payung hukum untuk penyelenggaraan LANTUM.

BACA JUGA :  Pemotor Tabrak Pejalan Kaki Tak Beridentitas di Jalur Tengkorak Wonokupang Balongbendo

Pihak Badan Pertanahan Nasional hanya memberi dukungan dan memberikan fasilitas yang mendukung LANTUM terselenggaranya, yaitu dengan menyediakan sistem KPP (Komputerisasi Kantor Pertanahan) sebagai penyedia database pertanahan nasional.Adanya sistem KKP tersebut menjadi pendorong dalam pelaksanaan LANTUM.

Layanan Tujuh Menit (LANTUM) merupakan inovasi layanan pertanahan yang berasal dari Kantor Pertanahan Kota Surabaya II yang lalu diarahkan ke pusat (Badan Pertanahan Nasional).Inovasi LANTUM adalah inovasi yang telah mengadopsi pola-pola digital sebagaimana dulunya menggunakan budaya manual memakai kertas berubah menjadi budaya digital, buku tanah fisik di scan dan dikelolah dengan sistem komputer untuk disinkronkan dengan database nasional. Pada gagasannya, LANTUM sendiri merupakan proses pelayanan pertanahan yang menuntut tiga hal yakni komitmen, konsistensi, dan disiplin dengan waktu tujuh menit untuk menyelesaikan proses pelayanan.