SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Kunci Mobil Dirampas, Syaifudin Dibawa Empat Pria Kekar

image

      Beny dan Dody saat melaporkan dugaan penculikan atas bapaknya.

(SIDOARJOterkini)- Pengunjung Suncity Mall dikejutkan oleh aksi empat orang berbadan kekar yang merampas kunci mobil. Tidak sampai disitu, empat pria itu juga membawa serta pengemudi mobil.

Akhirnya, Benny dan Doddy dua bersaudara asal Jabon, melapor ke Polres Sidoarjo atas dugaan penculikan terhadap Syaifuddin (58) orang tuanya. Ternyata pengemudi mobil adalah bapak  dua bersaudara ini saat berlibur ke Water Park Suncity Sidoarjo, Kamis (23/7/2015).

Syaifuddin yang berada dalam mobil Toyota Avanza nopol T 1750 EH dan parkir di halaman mall, tidak ada ditempat bersama mobil yang dikemudikannya. Pengunjung mengetahui Syaifuddin diajak empat orang tak dikenal, keluar parkiran dan menuju tol Sidoarjo.

BACA JUGA :  Gelar Halalbihalal dengan Insan Pers, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Kenalkan Produk Ramah Lingkungan

Kedua anaknya itu sempat komunikasi di telpon, namun putus secara tiba-tiba. Hal ini membuat keluarganya panik dan lapor ke kepolisian. “Saya menduga bapak saya diculik,” ucap Benny.

Beberapa jam setelah laporan, Syaifuddin diketahui balik lagi ke Suncity dan tidak membawa mobilnya.
Kepada anaknya, Syaifudin mengaku saat parkir depan ruko, didatangi satu orang yang berpura-pura meminta mobilnya dipindah karena ruko akan pindah.

Setelah dia membuka pintu dengan remote, tiba-tiba pria itu merampas kunci. Syaifudin melawan.
“Kunci mobil sempat direbut, sampai tarik menarik dengan ketiga orang yang tidak saya kenal itu,” ucap Syaifuddin.

BACA JUGA :  Lima Komunitas dan Karang Taruna di Sidoarjo Gunakan Momen Ramadhan Kemarin Perbaiki Fasum di Desa

Setelah kunci mobil dikuasai ketiga orang, mereka mengaku dari perusahaan Toyota di Jalan Diponegoro Surabaya dan Syaifuddin diminta mengikuti sampai di Surabaya. “Mereka kasar sekali. Saya kira ini perampokan. Saya melawan mau memukul tapi kedua tangan saya dipegang,” tandasnya.

Meski tidak mengalami kekerasan fisik, aksi keempat pelaku dianggap seperti penjahat. Pria bertubuh tinggi besar itu menyayangkan mengapa para debt collector itu bertingkah layaknya penjahat.

Saat dibawa ke kantor leasing dan diminta menandatangani berkas penyitaan kendaraan. Setelah itu, pihak leasing meminta maaf kepada Syaifudin dan mempersilahkan dia untuk kembali.
“Saya pulang balik ke suncity naik taksi,” tutur Syaifuddin.

Doddy, anak Syaifudin mengakui pemilik mobil bernama Iksan itu menjaminkan mobil tersebut kepadanya. Iksan berhutang kepada bosnya sebesar Rp 500 juta. Namun hingga tujuh bulan berlalu, Iksan tak kunjung menunaikan kewajibannya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/02 Candi Hadiri Istiqhotsah Kubro di Masjid Muktarom Durungbedug

“Saya sendiri juga mencari dia. Mobil ini kan harganya cuma Rp180 juta. Sedangkan utangnya Rp 500 juta. Saya kehilangan kontak dengannya. Sampai akhirnya mobil itu diambil pihak leasing dengan cara sekasar ini,” keluh Doddy.

Meski telah kembali dengan selamat, pihak Polres Sidoarjo tetap menindaklanjuti laporan Benny dan Doddy. Penyidik mendatangi Syaifudin di SunCity untuk dimintai keterangan. “Saksi-saksi kita periksa untuk mengetahui kasus ini,” tegas Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ayub Diponegoro. (st-13)