SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Pilbup Sidoarjo 2020 Politik & Pemerintahan

KPU Sidoarjo : Salah Satu Cawabup, Hasil Swabnya Positif covid-19

 

M Iskak Ketua KPU Sidoarjo

(SIDOARJOterkini) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo mengumumkan hasil swab tes terhadap tiga pasang calon di Rumah Sakit Dr. Soetomo, Surabaya.

Hasilnya, ada salah satu calon wakil bupati yang dinyatakan Positif covid-19.

“Dari hasil swab yang kami terima, tadi sekitar pukul 00.30, ada satu yang dinyatakan positif covid-19,” Kata Mukhamad Iskak Ketua KPU Sidoarjo kepada awak media, Selasa 10 September 2020.

BACA JUGA :  Salurkan BLT - Pangan Tepat Sasaran, Koramil 0816/17 Gedangan Terjunkan Babinsa ke Desa Binaan

Iskak menambahkan, bahwa sebenarnya, yang bersangkutan (positif covid-19), pada saat mendaftar, sudah melampirkan hasil swab, tapi karena hasil swabnya keluar pada saat mendekati pendaftaran.

Sehingga pasangan calon tersebut tidak sempat mengecek hasil swabnya. Baru setelah verifikasi dokumen persyaratan, baru diketahui kalau hasilnya positif.

“Makanya, setelah kami cek hasilnya positif, yang bersangkutan, kami Kordinasikan dengan LO nya, meminta untuk segera kembali,” tegasnya.

Meski demikian, Iskak menegaskan hal tersebut tidak akan berpengaruh pada tahapan pencalonan.

BACA JUGA :  Bupati Muhdlor Pastikan Jalan Rusak di Buduran Selesai Diperbaiki Akhir Mei

Hanya saja yang bersangkutan tersebut harus menjalani isolasi mandiri selama 12 hari, kemudian kembali dilaksanakan tes swab. Kalau hasilnya negatif, baru KPU Sidoarjo merekomendasikan untuk Melakukan tes kesehatan.

“Termasuk juga nanti jika hanya butuh satu periode isolasi maka mungkin bisa penetapannya bebarengan dengan yang lain. Tapi kalau ternyata diswab positif lagi, maka pengundian nomer urutnya tidak akan bareng,” jelasnya

BACA JUGA :  Truk Kabur Usai Serempet Dua Motor di Jalan Lajuk Porong, 1 Pengendara Tewas

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai sempat hadirnya yang bersangkutan di Kantor KPU Sidoarjo, Iskak sudah menyiapkan beberapa antisipasi.

Salah satunya ialah akan melakukan uji rapid ataupun swab kepada seluruh jajarannya.

“Dalam waktu dekat ini KPUD akan melaksanakan uji swab ataupun rapid itu sebagai antisipasi penyebaran di KPUD,” pungkasnya. (Pung/cles)