SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Polresta Sidoarjo

Konvoi Remaja Bikin Resah di Gedangan, Polisi Lakukan Pembinaan

 

SIDOARJOterkini – Aksi konvoi sekelompok remaja bermotor yang diduga mengenakan atribut perguruan silat meresahkan pengguna jalan di wilayah Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat puluhan sepeda motor bergerak beriringan sambil menutup ruas jalan dua arah, baik dari arah Sidoarjo menuju Surabaya maupun sebaliknya. Rombongan itu juga disebut-sebut membawa senjata tajam, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.

Kanit Reskrim Polsek Waru Ipda Ahmad Afip membenarkan adanya konvoi tersebut. Ia menjelaskan, rombongan remaja itu awalnya bergerak dari arah Surabaya menuju Sidoarjo sebelum akhirnya berhenti di sekitar kawasan Aloha.

BACA JUGA :  Tabrakan Maut di Jalan Kemasan Krian, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk Box

“Rombongan datang dari arah Surabaya menuju Sidoarjo dan sempat berhenti di sekitar Aloha,” ujar Ahmad Afip saat dikonfirmasi.

Menurutnya, saat rombongan berhenti, personel Direktorat Samapta Polda Jawa Timur segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan. Langkah tersebut diambil karena konvoi dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

“Personel Ditsamapta Polda Jatim langsung mengamankan rombongan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Sidoarjo Kompol Yudhi Prastio menambahkan, patroli gabungan Sat Samapta dan Satreskrim Polresta Sidoarjo juga mengamankan belasan remaja yang diduga bagian dari konvoi di kawasan Sarirogo.

BACA JUGA :  Pelayanan Humanis SPKT Polsek Krian, Warga Merasa Nyaman dan Terbantu

“Saat patroli, kami mendapati adanya konvoi di wilayah Sarirogo, sehingga langsung kami amankan dan dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Penanganan kasus tersebut sepenuhnya dilimpahkan kepada Satreskrim Polresta Sidoarjo. Terpisah, Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono membenarkan adanya pengamanan terhadap para remaja tersebut. Namun, pihak kepolisian lebih mengedepankan langkah pembinaan mengingat mayoritas yang terlibat masih berusia muda.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Gaungkan “ASN Sadar Pajak”, Bupati Ajak Bayar Lebih Awal

“Para pemuda yang diamankan telah dilakukan pembinaan, orang tua mereka juga kami panggil. Mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa,” jelas AKP Tri Novi.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari.

“Peran keluarga sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang meresahkan masyarakat. Jika ada gangguan kamtibmas, segera laporkan ke pihak kepolisian atau melalui layanan 110,” pungkasnya.(cles)